Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Sarah memegang beberapa hasil karya mereka lalu menulis sesuatu di white board. “ILMU TANPA ADAB BAGAIKAN BANGUNAN TANPA PONDASI, BILA PANDAI MENJAGA MAKA AKAN BERMANFAAT, JIKA TIDAK MAKA AKAN HANCUR” Violet tersenyum melihat tulisan Sarah, menarik. Dia lalu berbicara dengan 3I yang diketuai oleh Ihsan. lalu mereka berkumpul tanpa sepengetahuan Sarah. Sarah terlihat sibuk mengajari beberapa anak yang belum bisa baca tulis.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Seorang seniman memproyeksikan proses menciptakan sebuah mahakarya—frustrasi,kegembiraan, dan kebanggaan saat karyanya selesai. Prime Coordinate,dengan caranya yang datar, memproyeksikan logika dari sistem yang belajar dan beradaptasi, menjadi lebih tangguh melalui tantangan. Dan akhirnya,Symphon sendiri "berbicara". Bukan dengan kata-kata, tetapi dengan memainkan potongan kecil dari simfoninya—cuplikan yang berisi kelahiran bintang, tarian planet, kesedihan hujan bintang, dan ketenangan setelah badai. Ia memproyeksikan kisahnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Resign, itu artinya bahkan pergi tanpa uang pesangon. Ini seperti jalan buntu, menempuh jalan manapun mereka akan dilahap oleh iblis berkacamata ini.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

“Gue yakin sih ini berhubungan erat sama projet lo. Kita harus mulai bahas dalam cakupan itu aja. Kalau mikir hal yang jauh, nanti gak akan kelar.” “Gimana kalau enggak? Bisa aja pelakunya emang ngarahin kita buat fokus tentang itu, tapi kalau ternyata dia udah nyiapin rencana yang lain?” “Udah banyak buktinya, Kak. Di kode-kode itu juga ada kata-kata tentang ‘kehidupan, perlindungan, melumpuhkan sendi kehidupan’ dan juga ada foto profesor yang bantuin project lo, kan? Udah jelas sih dari itu semua. Lagi pula, project yang lo buat pasti gak selalu mulus, selalu ada orang yang pengen ngegagalin itu. Lo tau pepatah ‘Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpanya’, kan?”
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Semoga kita bisa menyusun ulang harmoni yang sempat terhenti. "Pour la muse ini apa?" Tentu saja Ariana akan bertanya, karena dia belum belajar bahasa Prancis terlalu banyak. "Untuk muse-ku. Muse yang dimaksud di sini adalah sumber inspirasi." Elian menjelaskan dengan sangat detail. "Itu jelas punya makna yang lain." "Lalu ini apa?" Ariana kembali bertanya, menunjukkan kartu nama dengan nuansa merah hitam. [Dominique Marchand. Conseiller artistique – Sine Qua Non. Le directeur - Rouge.]
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Warna, bentuk, dan garis bebas, tanpa aturan Anya menggambar sosok perempuan duduk di bawah pohon besar dengan aliran sungai jernih. Tidak ada wajah yang jelas, tapi atmosfer lukisan itu terasa damai dan kuat. Ia menulis di pojok kanvas: “Aku baru, tapi aku tetap aku.” 16.30 – Sesi Penutup Hari: Refleksi dan Simbol Jembatan Ritual: Masing-masing peserta menulis satu kata yang menggambarkan langkah baru mereka (contoh: “berani”, “pulih”, “mengalir”)
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Tempat kelima Nama: Air Naga Raungan Kelas: Artefak abadi Pemilik: Sushang Evaluasi: Artefak abadi tertinggi yang dibuat oleh orang suci di zaman kuno, setelah menyerap kekuatan penciptaan selama hampir seratus juta tahun! Video yang menyertainya menunjukkan laut biru gelap yang luas di dalam ruang, dengan ombak bergulir tanpa henti ke timur. Kemudian, raungan naga bergemuruh melintasi surga dan bumi ketika seekor naga ilahi keluar dari ombak, melonjak menuju awan! Naga ilahi berubah menjadi kuali abadi! Video itu berakhir, tetapi suara gelombang melonjak bertahan di telinga semua yang menonton.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Kata-kata Tabinta disertai dengan tindakannya menyentuh syal yang Claudia kenakan membuat Claudia panas-dingin. "Di sini, ada inisial 'ELT' yang artinya Elodia Love Tabinta," ucap Tabinta sembari menunjuk pada ujung syal. Claudia menegang saat melihat tulisan yang dimaksud Tabinta. Ia bahkan tidak memperhatikannya sama sekali. "A-aku hanya--!"
10120.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Agura Senja
Gaes, kmarin aku kena writer block, dan ini prtama kli ada bnyak pkiran negatif brseliweran. Slah stunya aku tkut cerita ini gak mnghibur dan gk bsa menghilangkan sedikit 'lelah' orang lain. Tpi, makasih bgt karna masih stay, makasih untuk komentar2nya juga, aku jdi tau kalau ada yg baca cerita ini.
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Baca Semua Ulasan
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Are you talking about prose code—Apa kau bicara tentang kode prosa?” “Um, whatever it name. But I know you see what I mean—Terserah apa namanya. Tapi aku tahu kamu paham maksudku.” Filan memaknai tatapan mata Nester itu sedang lelah berbasa-basi. “She didnt give me it for free—Dia tidak memberikan itu padaku dengan cuma-cuma. She complicates my understanding with prose that has to be interpreted from complex speculations, so that I can read it as a real recipe—Dia menyulitkan pemahamanku dengan prosa yang mengharuskan penafsiran dari spekulasi rumit, supaya aku bisa membacanya sebagai sebuah resep sungguhan,” ungkap Filan dengan kesal.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai epilog tanpa prolog artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status