ISTRIKU MEMBEKU
"Makanya mas jadi laki jangan cuma mengedepankan napsu. Buat apa cumlaude kalau gak bisa membedakan mana perempuan baik-baik dan tidak!"
Aku sudah tak mau lagi jaga kata-kata.. Lebih baik bilang saja keburukannya biar benar-benar menyesal dan sadar.
"Iya, mas bodoh, Mil, sangat bodoh.. Bisa-bisanya terjebak oleh drama murahan. Sekarang penyesalan mas tak berguna pasti. Kamu pun sudah berpaling ke lain hati. Mas sedih, Mil, sedih."
Mas Andra sampai mengelus dada ketika mengungkapkan kesedihannya. Tak ada sandiwara di sana. Itu merupakan ungkapan hati terdalam.