Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My-Ex

My-Ex

Tanya Dante, "Aku sudah memaafkan dirimu kok, sebenarnya aku marah bukan karena benci sama kamu, Dante. Tapi aku sedikit tidak suka saja sama orang yang kurang tertib dalam aturan. Maafin aku juga ya?" Ungkap Dessy, yang kini berbalik meminta maaf, "Tidak… tidak... Sikapmu itu benar, Des! Mungkin memang akunya saja, yang masih bersikap kekanak-kanakkan. Apa lagi tadi pagi!" Tutur Dante, mengakui kesalahannya.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as excuse moi
Read
+Library
Me

Me

Ucap Nana perlahan. Mobil kembali jalan dan berhenti tepat didepan gerbang kampus itu, Lea kini turun bersama teman-temannya. “ Nona Lea. Kuharap kau bisa akrab dengan anakku. Aku minta maaf atas perlakuan dia sebelum dan sebelumnya.” Ucap pak Joko dari dalam mobil. “ Aku harap begitu. Kami hanya butuh waktu Pak.” Ucap Lea lirih.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as excuse moi
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Lucien masih berbicara dengan penuh semangat. "Baiklah," Isaura sepertinya tidak bisa menahannya lagi, "jadi, Lucien yang baik, bisakah kau tidak menjadi terlalu antusias dan membuat orang lain mengetahui mengenai hal ini?" "Mengapa?" Sahut Lucien dengan kebingungan yang terpancara di wajahnya. "Kau seorang Aesir, seorang dewi yang masih bagian dari Moiroe, kenapa kau tidak ingin orang lain mengetahuinya?"
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 809 Times as excuse moi
Read
+Library
Hello, My EX

Hello, My EX

Rea menghapus air matanya, tersenyum seperti biasa ke arah Ara seolah semua baik-baik saja. "Gue minta maaf, Ra. Gue lepas kontrol." Gue yang seharusnya minta maaf, Re. Gue pikir lo bakal sedikit bahagia kalau tahu Kavi begitu inginnya nganterin lo pulang. «••CLBK••»
108.5K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as excuse moi
Read
+Library
Maafkan Aku Salah Membencimu

Maafkan Aku Salah Membencimu

"Sudah, jangan pukul dirimu sendiri. Aku memaafkan mu." "Bohong." "Kenapa aku harus berbohong? Aku tidak pernah berbohong padamu. Jadi jangan menangis lagi, lain kali jika teman-teman mu datang tolong jangan bawa mereka ke apartemen. Ini adalah tempat tinggal kita, kalau Ibu datang secara tiba-tiba seperti kemarin. Mungkin dia akan salah paham seperti diriku, dan masalah ini tidak mungkin berakhir dengan cepat."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as excuse moi
Read
+Library
Mistake

Mistake

"driell udah ya jangan di bahas , gue tau lo mau bahas apa di sini . tapi gue mohon banget sama lo jangan bahas hal ini . hal yang bikin gue sakit" "gue sebenarnya juga gak mau bahas ini the , tapi gue harus bilang sama lo . gue minta maaf udah nyakitin lo , gue minta maaf udah kecewain lo , udah sakitin lo . gue nyesel the gue bener bener nyesel . gue gak mau pisah dari lo. gue mohon jangan pernah tinggalin gue" kata adriell lirih .
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as excuse moi
Read
+Library
Let Me

Let Me

Maria sungguh tidak bisa membayangkan apa yang akan ia lewati jika meminta bantuan Mario. "Kenapa? Katakan." Suaminya pun peka, keluar sudah nada tegas memerintah. "Itu ..., a-aku ..., ingin pipis." Kutuk saja Maria, kutuk dia menjadi batu! Sungguh ini sangat memalukan!Tanpa diduga wajahnya terasa memanas, sudah pasti juga memerah. Satu ..., dua ..., tiga dan, lima. Hap.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as excuse moi
Read
+Library
Help Me

Help Me

Ia terpojok sekarang. "Mengapa?" suara itu muncul secara tiba-tiba diantara derasnya suara hujan. "Kumohon hentikan, hentikan semuanya!" perempuan itu menekuk kedua lututnya dan menangis, tertunduk lesu bak memohon untuk diampuni.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as excuse moi
Read
+Library
Exit

Exit

Kalau sudah dipuji kehabisan kata-kata itu Si April. “Ya sudah, bu. Kita keluar.” Kalimat itu yang akhirnya keluar dari mulut April. Segera menyudahi obrolan sebelum ibu guru pegawas itu makin memuji dan membuat kami terjebak berdiri mendengarkan rentetan kalimat pujian. Bukan iri pada April, capeknya saja. “Oh. Iya, iya. Ibu juga mau kunci perpustakaan.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as excuse moi
Read
+Library
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as excuse moi
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status