Cinta yang Mengalir Pergi
Melihat koper di tanganku, jelas dia tertegun sejenak.
“Beberes koper untuk apa? Mau ke mana?” tanyanya dengan suara panik yang tak dia sadari.
“Liburan dulu. Suasana hatiku buruk, mau tenangin diri dulu,” jawabku sekenanya tanpa menoleh sedikit pun ke arahnya.
Dia menarik tanganku, lalu menyelipkan sebuah kantung kertas.
“Ini buat kamu.”
“Asistenku, si Mita, bilang tas ini koleksi terbaru. Edisi terbatas. Cocok dijadikan tas ibu yang baru melahirkan.”
ตอนยอดนิยม