AKU TANPAMU
Ternyata suamiku itu masih berada di ruang ICU.
“Fahry belum masih dalam pengaruh obat bius, Mbak.”
“A-apa dia baik-baik saja?”
“Fahry baik-baik saja, Mbak. Tadi ia hanya pingsan karena mengalami syok di kepalanya dan karena beberapa bagian lukanya yang robek harus dijahit, maka kami membiusnya, dan ia belum sadar hingga sekarang. Mbak Tania tenang saja, Fahry akan baik-baik saja.” Gibran menatapku, entah mengapa aku merasa ia masih ingin mengatakan sesuatu namun diurungkannya.