Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

“Mas Joko mau ngopi? Kopi hitam, Mas. Kopi tubruk asli, gulanya gula batu. Panas, kental, hitam. Bukan kopi sasetan encer kayak di kantor.” Mendengar tawaran itu, mata Joko langsung berbinar. Setelah ketegangan di ruangan Clarissa yang penuh tipu daya dan godaan, tawaran kopi sederhana dari seorang mandor jujur di tengah debu proyek terasa seperti tawaran surga. Ini adalah jenis interaksi yang ia rindukan. Jujur, sederhana, dan tanpa udang di balik batu. Tidak ada basa-basi, tidak ada keraguan.
1021.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 446 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Istri Paksa Sang CEO Posesif

Istri Paksa Sang CEO Posesif

“Hmm… kalau gitu, sebagai kompensasi moral, lo traktir gue kopi. Kopi mahal, bukan kopi mesin markas.” Raven tak tahan tertawa lagi. “Kopi lagi, kopi lagi.” “Ya ampun, biarin dong,” kata Rian dengan gaya lebay. “Kopi tuh penyelamat jiwa gue dari semua kekacauan kalian berdua.” Arkana menepuk bahunya sambil tersenyum. “Oke, kopi hitam kayak biasa?” “Hitam dan pahit,” jawab Rian mantap. “Kayak hidup lo, tapi penuh arti.”
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

“Ti-tidak mau Pak. Tidak semua perintah atasan mesti di turuti. Kalau kopi itu beracun buat saya bagaimana?” Sagara mengerutkan kening, “Beracun? Kamu yang membuat kopi ini, bukan? Kenapa mesti takut beracun? Oh jangan-jangan–” Belum selesai Sagara menyelesaikan ucapannya, Anita langsung meminum kopi itu sampai tandas. Sagara sampai melompong melihat Anita menghabiskan kopi itu dalam waktu kurang dari 3 detik. “Wow seenak itu? Ah seharusnya aku minum saja tadi,” ucap Sagara setelah Anita selesai meminum kopi buatannya sendiri.
107.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 221 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Sudut mataku mulai tergenang, dan Zidni melanjutkan pengetahuannya mengenai kopi. “Kopi Malayaka pahit dan kuat, kopi Sudiya lembut dan manis,” ujarnya. “Sejak kapan rasa kopi menjadi manis?” tanyaku sambil berusaha tertawa. “Tidak, bukan itu yang kumaksud,” jelas Zidni lagi. “Ya, aku tahu, Zid,” aku mengusap sudut mataku. Zidni akhirnya menyadarinya.
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
The Sky Of Asia

The Sky Of Asia

-Mohammad Xavier Andiyunus. "Terkadang manusia itu seperti kopi, jika engkau diamkan, dia akan menjadi dingin, sampai dalam hal cinta dan cita" -Mohammad Xavier Andiyunus. "Aroma secangkir kopi yang menenangkan dapat membuat kita kembali rileks dan melupakan sejenak permasalahan hidup yang membelenggu" -Mohammad Xavier Andiyunus. Seperti itulah ungkapan perasaan atau quotes yang ia buat. Xavier meminum coffe late itu sedikit demi sedikit, dan tiba-tiba...
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 128 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Broken Wings

Broken Wings

cetusku merespon percakapannya. "Iya, bagiku kopi itu unik, Mei. Dia pahit, tapi hampir setiap orang menyukainya. Lihat saja sekarang usaha booth kopi makin menjamur, kan. Terlepas kopi yang disajikan hanya sekedar kopi sachet yang diberi es dan gula yang banyak, tapi aromanya disukai hampir semua orang." Dia berhenti berbicara sejenak, "Kalau buatku, kopi itu hampir sama dengan hidup, terkadang sesuatu yang menurut kita terasa pahit di awal, belum tentu rasanya tidak enak. Kopi itu nikmatnya bukan pada saat tegukan pertama, kamu harus menyesapnya perlahan, disana baru terasa kenikmatan kopi. Ciri khas kopinya baru terasa," lanjutnya.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 200 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Insting Wanita (Kontak Bernama Samsudin di Gawai Suamiku)

Insting Wanita (Kontak Bernama Samsudin di Gawai Suamiku)

"Tengkiyu, ya! Kok tau, sih, kalau aku suka kopi item?" Iya tersenyum seraya menatapku sekilas, kemudian menyesap susu panas di tangannya. "Kebetulan aja, kok. Kupikir, kalau lagi banyak pikiran, minum kopi item bisa bikin agak strong. 'Kan paribasanya, kopi dulu biar gak panik!" selorohnya. Aku turut tersenyum. "Sa ae, kamu."
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Terpancing Emosi Pemilik warung kopi menghampiri dengan membawa satu nampan kopi yang di pesan oleh Tian dan orang-orang yang duduk bersamanya sesaat setelah pembahasan masalah honor selesai. Ia nampak melayani sendiri tanpa ada satu orang pun yang membantunya. Bukan hanya kopi hitam saja yang biasa mereka pesan, melainkan ada dua mangkuk mie instan untuk tiap orang yang disajikan secara berurutan.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Dia sedikit mengerutkan kening sambil menyeruput kopi. Faisal adalah pecinta kopi sejati. Dia menatap cangking kopinya. "Ahh! Kopi espresso punya orang kaya emang bener-bener beda daripada punya orang miskin!" Faisal menertawakan dirinya sendiri. Lalu, dia meletakkan cangkir di atas meja. "Aku jadi inget kenangan secangkir kopi murni yang pekat dan kuat di rumah. Setiap pagi, aku selalu duduk sama Ayah nikmatin kopi buatannya sambil makan pisang goreng."
9.533.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 768 Beses bilang filosofi kopi singkat
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
Zoya Dmitrovka
Welcome, Zoyaliciouz! Welcome to my 4th book on GoodNovel Indonesia! Seperti biasa, world building buku ini buatan sendiri. Karena memang basic-nya Zoya penulis fantasy. Ada dua buku pertama Zoya menggunakan dunia nyata. Klik saja profile Zoya! Btw, thank you for reading :⁠^⁠)
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Basahin ang Lahat ng Review
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

katanya saat si pelayan tiba membawa pesanan. "Diminum tehnya, Mas. Maaf aku jadi cerita, haha." "Nggak apa-apa, Teh." "Ini, Mas. Ada buku bagus. Bukan tema agama sih, tapi bagus kok buat anak muda kayak kita," katanya sambil menyodorkan sebuah buku bersegel dengan judul Filosopi Teras. "Dibacanya kalau lagi sempat saja," katanya lagi. "Terima kasih," ucapku merasa begitu sungkan.
9.49.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 272 Beses bilang filosofi kopi singkat
Read
+Library
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status