Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LORO

LORO

Mereka tak tahu apabila ada pelindung yang dibawa wanita itu. Zahra melepas bidikannya. Sat! Anak panahnya berhasil membunuh salah satu prajurit. Zahra melemparkan senyum ke arah Patih Udara yang sudah diambang batas emosi. Ia mengangkat tangan kanannya, lalu keajaiban lain muncul. Ribuan hewan penghuni hutan datang ke medan pertempuran. Suara mereka terdengar menakjubkan namun mengerikan di telianga lawan. Zahra melirik Raden, melihat lelaki itu ikut terpana dengan kedatangannya.
104.0K viewsOn holdAdded to Library 127 Times as for the horde
Read
+Library
HURT

HURT

Setebal apa pun dinding yang dibangun gadis itu, ia akan berusaha meruntuhkannya. ++++ [1]‘Halo!’ Sapaan ketika menerima telepon.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as for the horde
Read
+Library
Wolfsbane

Wolfsbane

Ujar Byll. Sejujurnya Fritz agak khawatir, tapi ia mencoba menepis perasaan itu. Keamanan di Lian pasti telah diperketat, selain itu mereka tidak memiliki informasi yang cukup mengenai sihir Fora. Akan berbahaya jika menghadapinya tanpa persiapan apa-apa, terutama bila sihir mereka tak seimbang. "Baiklah, aku percaya padamu. Cepat kembali. Kami akan bergerak ke Malta."
8.94.6K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as for the horde
Read
+Library
LORO

LORO

zebel deh lol. terimakasih sudah baca.
9.79.8K viewsCompletedAdded to Library 333 Times as for the horde
Read
+Library
AURORA

AURORA

Perang, kehancuran, dan memakan jantung musuh untuk mempertahankan kehidupan. “Selain berburu, aku akan menjelaskan hal-hal lain terkait Seraphie.” Seonghwa berjalan ke arah sudut kanan, yang konon katanya terdapat sebuah reruntuhan yang dihuni oleh sekelompok perampok. “Menjadi Seraphie, kau tidak perlu khawatir terhadap kematian. Atau kau mengerti tentang makhluk immortal seperti kami?”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as for the horde
Read
+Library
The Horizon of Jiu

The Horizon of Jiu

Membentuk angin topan. Pusaran angin ribut bertabrakan dengan kesiur angin tornado kecil. Dua titik cahaya berbeda warna masing-masing terlihat dari dalam angin yang mengamuk. Titik cahaya itu adalah Shi Jiu dan Panlong. Dua angin ribut saling menyerang, meliuk, menghantam satu sama lain. Ini bukan lagi level pertarungan ilmu bela diri amatir. Sudah setingkat dengan para pendekar murin tersohor.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as for the horde
Read
+Library
HALCYON

HALCYON

Namara : Bisa, mau kemana? Boss Bokir : Gue ada meeting jam 1, butuh orang yang paham IT buat dampingi gue. Staff gue yang biasa lagi sakit. Namara : Kok gue? Gue kan anak kemaren sore. Boss Bokir : Ok. Jam 11 gue jemput. Namara : KK
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as for the horde
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Lakhesis dan Forseti saling menatap untuk beberapa detik sebelum mengarahkan pandangan mereka ke arah datangnya suara, seorang pemuda yang terlihat sebaya dengan mereka berdiri sekitar sepuluh langkah jauhnya, rambut berwarna silver, dengan jubah hitam dan syal hitam yang melingkari lehernya semakin menonjolkan kulit pucatnya. Tidak diragukan lagi, inilah Aesir Vidar. Lakhesis berusaha menegakkan tubuhnya sebelum memutuskan untuk berbicara, "salam Aesir Vidar, aku aku Verdande dan ini adalah Forseti sahabatku, kami kemari ... untuk menyapamu." Aesir Vidar tidak merubah raut wajahnya, "menyapaku?"
1026.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as for the horde
Read
+Library
Ludus

Ludus

Umpat keempat teman Darga yang ikut terlempar kuaci dari tangan Darga. "asem kali kau ni Ga! Cemburu boleh, kamvret janganla!" ujar Hans sambil melempar kembali kuacinya ke arah Darga. "awas ya! BiKu cuma milik Darga seorang!" ketus Darga sambil memicingkan matanya ke arah Dudung. "lah lu cowoknya Noura?" tanya Jordan kaget. "ya belum! On the way jadi calon mantunya bapak Ahmad!" ujar Darga percaya diri namun dibalas tawa menggelegar serta ejekan dari keempat temannya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as for the horde
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Benteng Valmoria berdiri seperti makam gelap, dinding obsidiannya berdenyut dengan sihir jahat, rune-rune ungu menyala di bawah langit yang bergolak. Aliansi Aurora—Kairos Thorne, Sylva Reed, Vesper Hale, Draven Quill, Liora Faye, Eiran Voss, Aria Velren, dan Lia—berdiri di gerbang utama, menghadapi pasukan Zoltar: prajurit hantu dengan mata menyala dan roh pendendam yang melayang, mengeluarkan jeritan yang mengguncang jiwa. Zoltar sendiri, jubahnya compang-camping, memimpin aliansi musuh dari Drakmor, Sylvane, dan Korath, matanya penuh dendam.
10574 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as for the horde
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status