Fated
kata Carson dengan nada sedih.
“Apa? Apakah kamu serius?” bosku bertanya dengan nada khawatir.
“Hm. Aku serius malahan udah dua rius,” jawab Carson.
“Ayo cepat kita main,” kata bosku dengan panik.
Aku menahan tawaku saat mendengarkan percakapan mereka. Bosku tidak tahu kalau dia telah jatuh ke dalam perangkap Carson.
“Ayo kita bertaruh agar permainan ini lebih seru. Siapa yang mengisi semua bidang ini terlebih dahulu, maka dia akan menjadi pemenangnya dan jika kamu kalah, maka kamu harus mengabulkan apapun yang aku mau,” kata Carson.
Hot Chapters