Ambil Suamiku, tapi Jangan Sakiti Anakku!
Langit seakan melukis kisah yang baru saja usai—kisah tentang luka, penyesalan, dan akhirnya kebahagiaan.
"Aku pernah berdiri di titik terendah. Aku pernah jatuh karena cinta yang salah. Aku pernah membenci hingga lupa rasanya memaafkan. Tapi, bertemu denganmu, aku berdiri, bukan karena dunia akhirnya berpihak padaku, tapi karena aku memilih bangkit. Memilih untuk memaafkan, bahkan ketika hatiku berdarah. Memilih untuk melepaskan, ketika aku ingin menggenggam. Dan Tuhan, ternyata menyimpan hadiah di ujung sabar. Dan hadiah terindah itu adakah kamu, mas. Kamu dan anak-anak kita adalah hadiah terindah untukku."
Hot Chapters