Sekretarisku Jilbaber
Ia melirik pada Pak Satpam yang sepertinya ketiduran, mungkin ia kelelahan.
Surendra mengambil ponselnya dan memotret anak yang sedang bermain itu sambil tersenyum. Ia kembali menatap anak itu, hari siapa yang tak rindu melihat darah daging sendiri, walaupun Surendra memiliki tubuh yang bertato, rambut gondrong, tapi dia masih mempunyai hati yang baik.
“Hei!! Ngapain di situ!?” ucap Pak satpam , mengangetkan Surendra, Pak Satpam berlari mendekati Surendra.