Manajer Cantik Milik Bos Dingin
Memandangi dirinya sambil berbicara sendiri dalam hati.
'Apa aku ini kurang tampan? Tidak gagah seperti dia? Ah tidak. Semua wanita yang aku dekati selalu memujiku gagah. Tapi, mengapa Anna tidak pernah seperti mereka. Dia tidak pernah sekalipun memujiku gagah dan tampan.'
"Jangan lama-lama di toilet, nanti posnya kecolongan," kata Fariz sambil menepuk bahu Arga.
"Biar, ada Candra," jawab Arga singkat, masih memandangi diri di kaca.