Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miss C

Miss C

Rachel memberikan tatapan menggoda dengan senyum jahilnya “lantas gimana Pak Sebastian?.” Grace mengangkat bahu “dapat skorsing dan parahnya turun jabatan gitu.” Rachel mengangguk “aku dimarahin sama Bu Bintang karena gak cerita tentang kamu, satu lagi ternyata beliau juga tahu tentang Pak Fauzan dan setelah aku selidik beliau memang cerita dengan Bu Bintang dimana katanya kamu bisa dipakai.” “Ih kamu murahan banget sih, mbak” Stefi memandang Grace dengan tatapan meremehkan “kok bisa image kamu jelek bikin malu kita aja.”
9.938.1K viewsCompletedAdded to Library 839 Times as ff mark
Read
+Library
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

geram Farhan yang berang, pikirnya alasan mengapa Bram tega mencampakkan Stella adalah karena Bram sudah mengetahui penyakit Stella. "Kamu pikir hanya kamu yang merasa kesal!" rontah Bram, wajahnya seketika mengerut, "Dengar! Aku juga merasa marah, di setiap harinya aku mengutuk diriku sendiri, Farhan Andai saja aku tau lebih cepat." lirih Bram, ia berlutut sembari menangis.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as ff mark
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

“Surprisingly dia orang sini. Ya kali aku mau nyesuaiin gaya hidupku yang rajin minum gini sama orang yang bakal ngelarang-larang aku. Tapi entah kenapa aku ngerasa kalau dia nih player.” Namika terkekeh. “Don’t worry, Ra. Bukannya kita suka sama yang red flags? Cowok yang aku sukain sekarang enggak red flag sih, tapi keadaannya yang bikin di jadi red flag.” “I swear to God, separah-parahnya player kayaknya masih lebih parah cowok yang aku sukain sekarang! Dia tuh bener-bener definisi red flag walaupun dia baik banget sama aku,” ucap Yumi.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as ff mark
Read
+Library
MAAF

MAAF

Yuni menoleh dan tersenyum lagi ke wanita itu, “Apa maksud Mbak ... ngomong sama saya?” “Kamu pikir siapa lagi? Di sini cuma ada kamu saja.” “Maaf, Mbak. Tapi saja gak ngerti sama maksud Mbak apa.” Wanita itu terkekeh, berbalik menghadap Yuni dan mencoba membuka pakaian atasnya. Yuni yang merasa terancam hanya bisa melangkah menjauh ke belakang dan menempelkan tubuh kecilnya di dinding
103.5K viewsOn holdAdded to Library 121 Times as ff mark
Read
+Library
Indy Shinta
Halo, teman-teman. Selamat datang di novel terbaruku. Novel ini kubuat dalam rangka lomba menulis, dengan tema: "Haruskah Aku Menjadi yang Kedua." Tinggalkan jejak komentarmu ya... Yuk, dukung novel ini dg kasih vote :) Thx. Happy reading...
Indah Suwarni
aku kira sama Presdir lagi tapi balikan ke mantan ,kok aku kecewa ya......,padahal si Presdir red flag,aku berharap si anak cewek bukan anaknya Nathan .aku maraton baca ini. bagus kok alur nya.emosinya dapet.
Read All Reviews
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

"Maksud gue, biasanya lo dilarang ikut upacara, kan? Saga bilang gitu kek gue." Kulihat raut wajah Melga-lah yang kini memancarkan kebingungan. Apa sefatal itu kesalahanku? "Tidak apa, Reyfan. Aku mengerti." "Maaf! Gue terlalu kasar, ya?" Melga menggeleng. "Aman, kok. Aku memang tidak pernah ikut upacara, wajar jika kamu heran. Tapi aku mendengar pengumuman itu dalam kelas."
101.0K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as ff mark
Read
+Library
MR. D

MR. D

Derap langkah kaki dari telapak dan cakar-cakar macan kumbang begitu mantap menjejak tanah. Sedikit iya percepat segera dari berlenggang menjadi berlari semakin cepat dan semakin cepat lagi. Matanya mulai menimbulkan efek api kemarahan yang nyata tajam dan beraura. Gigi taring terselip di sela-sela pojok bibir tak begitu panjang namun cukup untuk menakuti lawan saat iya mengaung gahar.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as ff mark
Read
+Library
FANS

FANS

Nara sampai di depan sebuah mall. Ia turun dari mobil mewahnya sambil membuka kaca mata hitam yang ia pakai. Penampilannya super wah sampai menarik perhatian semua orang. Ia lempar kunci mobilnya lalu berjalan memasuki mall dengan kerennya. Di belakang sana seorang security melompat menangkap kunci mobil Niki bak seorang penjaga gawang profesional. Semua mata tertuju padanya, memandanginya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kemudian mereka buru-buru membuka kalkulator untuk menghitung berapa banyak uang yang Nara habiskan untuk penampilan supernya itu. Mulut mereka langsung menganga saat melihat deretan angka nol di layar hp mereka. Nara tersenyum bangga, hari ini ia akan membuktikan perka
2.7K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as ff mark
Read
+Library
Me

Me

Bagaimana tidak, dia menatap macetnya jalan dipagi hari dengan berbagai macam emosi didalamnya, suara klakson yang mengganggu, ekspresi yang terburu-buru dan tidak sabaran pengendara motor. Pukul menunjukkan 07.14, mobil mereka masih terhambat dijalan karena macet, hati Lea semakin dongkol melihat pengendara motor yang memaksa masuk dicelah sempit antara dua mobil, perlahan kaca mobil Lea turunkan hingga benar-benar turun sepenuhnya. “ Pak!” tegur Lea,
2.7K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as ff mark
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status