Aku Mundur, Mas!
Lima puluh box paket nasi kuning beserta Snack boxnya untuk acara rapat di balai desa.
"Dek, nanti jangan lupa disisihin sebagian lauknya, biar nanti aku antar ke rumah ibu, jangan lupa ada Rosi yang lagi hamil, kan perlu tu makan makanan yang bergizi, jangan lupa sama mbak Mila juga, kita itu berhutang Budi pada keluarga gak Mila, kalo bukan karena suaminya, belum tentu aku bisa kerja seperti ini." selepas sarapan dan mengenakan sepatunya, mas Guntur menghampiriku yang tengah berkutat dengan aneka macam bumbu-bumbu.
"Hmm!" Ku tanggapi hanya dengan deheman.
Hot Chapters