Dua Kali Menjadi Rahim Pengganti
Gadis kecilku, yang sejak tadi hanya diam dalam pangkuanku menatap Bian sebenar, lalu beralih padaku, seakan meminta persetujuan.
"Mau ikut boleh," kataku sambil mengusap rambut.
Rambut Hafizah sangat tipis, warnanya juga tidak hitam seperti rambutku dan rambut Bian, tapi lebih ke warna pirang. Padahal dulu saat bayi sudah aku cukur sampai habis, tapi tumbuh lagi tips seperti itu. Bahkan aku juga memakaikannya minyak rambut khusus bayi, tapi tetap saja seperti itu.