Wanita yang Diarak Keliling Kampung itu, Istriku
Wanita bergamis abu-abu itu sedikit bimbang akan keinginan putranya itu.
"Maka dengan itu, Fatur akan mendampingi dia hingga sembuh, Ma. Kami akan membina rumah tangga dan hidup bahagia." Fatur tersenyum dengan bayangan keluarga yang bahagia.
"Tur, Wenny sudah janda, sedangkan kamu masih bujangan. Coba pikirkan lagi keinginan kamu ini! Jangan sampai menyesal di kemudian hari, sebab sebuah pernikahan itu sakral dan tak bisa dibuat main-main. Pernikahan itu ibadah dan untuk selamanya, jangan dijadikan alasan untuk menebus kesalahan yang sebenarnya tak kamu lakukan, Nak." Bu Farah menepuk bahu Fatur--putra kesayangannya yang kini sudah hidup mandiri dan mapan.