Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mr.Parasite

Mr.Parasite

tanyanya pada Dean. "Ah, maafkan ketidaksopananku. Aku adalah detektif Dean, dari kepolisian Portland. Jika Anda berkenan apa Anda bisa mengidentifikasikan beberapa wajah yang mungkin pernah Anda lihat atau kenali, Tuan?" "Ya, oke. Tentu saja, tak masalah bagiku. Tak perlu sungkan dan formal, panggil saja aku Alfred." Dean mengeluarkan beberapa berkas yang sedari tadi dibawanya. Ia membuka lembaran demi lembaran berkas tersebut di atas ranjang Alfred, agar pria itu dapat mengidentifikasi beberapa foto yang terpampang di hadapannya.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai gambar detektif conan
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Jasmine
Kayaknya author punya panggilan baru ini. Othor Mimin Jasmine.. wkwk! Terima kasih semua masukan, semangat n reviewnya utk para pembaca karya Othor Mimin (jadi ikutan kn). Walau mungkin masih banyak kekurangan, semua masukan kalian sungguh membuat Othor terhura n terhibur. Sangat berarti semua. Luv!
Momyko
Halo othor mimin jasmine.aku mau komen trs pokonya disemua karyamu. fav ak! temen gabut n insomniaku.hahha... gasken n tetep sehat ya. biar bisa banyk buat karya yg uwu2 pkoknya. aku suka cerita2 km. so sweet n ringan. suka!!
Baca Semua Ulasan
Terjerat Hutang Mr. Arogant

Terjerat Hutang Mr. Arogant

Namun, mereka masih memiliki beberapa foto lagi dari hasil pelacakan beberapa CCTV yang mereka ambil sebagai barang bukti. “Bagaimana dengan yang ini??” Pak Bambang mendekatkan wajahnya pada tablet yang dipegang si detektif itu. Terdiam lama. Antara lupa dan tidak, Pak Bambang tidak terlalu yakin, tapi sosok itu dengan postur tubuh yang hampir mirip dengan seseorang yang mengancam keluarganya. Di dalam foto itu, sosok itu terlihat sedang berada di sebuah minimarket mengenakan jaket hoodie berwarna hijau tua. Usianya hampir seusia Dika. Masih muda dan juga terlihat sangat garang.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Detektif Andi bersuara tegas. Birendra menarik napas dalam-dalam, jari-jarinya bergetar tanpa dia sadari. Mahira memandangnya sebentar lalu beralih kepada detektif Andi. Birendra menatap detektif itu dengan tak percaya. "Bukti baru? Setelah satu tahun dan kedua pelaku ditangkap?" Birendra terkejut dan bingung. Detektif mengangguk sambil mengambil kantong plastik bukti dari dalam laci. Di dalamnya sebuah gantungan kunci tengkorak terlihat jelas dan jaket biru.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

"Debu terlalu tebal, dinding berderak tak stabil, dan baunya sangat mirip kaos kaki Komandan Jinyiwei setelah bertugas tiga hari tanpa pergantian. Sangat tidak direkomendasikan." Buronan menatapnya dengan ekspresi tak percaya. "Kau benar-benar peduli soal itu sekarang?" Zhiyu duduk dengan tenang di kursi kayu usang yang tampaknya siap patah kapan saja, sementara buronan mengintip keluar melalui celah dinding, memastikan tidak ada pasukan Jinyiwei yang masih mengikuti. Merasa aman, buronan mengeluarkan tali dari pinggangnya, berniat mengikat Zhiyu.
9.72.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
TERPAKSA MENIKAHI CALON ADIK IPAR

TERPAKSA MENIKAHI CALON ADIK IPAR

kata detektif itu sambil melangkah mendekat. "Kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan. Kami punya bukti cukup kuat untuk menjerat kalian semua. Kenapa kamu masih memilih untuk diam?" Detektif itu memberi isyarat kepada petugas lain, dan seketika satu dari mereka melemparkan handuk yang sudah dibasahi air dingin ke wajah Genta. Genta tersentak kaget, merasakan dinginnya air yang membasahi wajah dan tubuhnya.
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 873 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Pencuri Yang Merangkap Detektif

Pencuri Yang Merangkap Detektif

ulangnya, "dan polisi, ketika mereka menemukan mayatnya besok pagi di kebun yang dikelilingi pagar, sama sekali tidak akan mengerti masalahnya. Begitu juga kita, Bunda Coralie, dan kita tidak akan pernah tahu mengapa orang-orang itu mencoba menculikmu. Begitulah kenyataannya! Aku mungkin bukan sipir yang baik, tapi sebagai detektif aku lebih payah lagi!" Dia terus mondar-mandir di ruangan. Fakta bahwa kakinya, atau lebih tepatnya betisnya, telah diamputasi tampak tidak membuatnya merasa tidak nyaman. Walaupun sendi lutut dan tulang pahanya tetap bisa bergerak, ada ritme yang hilang dari gerakan pinggul dan bahunya, sosoknya yang jangkung cenderung memperbaiki ketimpangan ini, sehingga kemuda
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Kode Kematian Sidney

Kode Kematian Sidney

tanya Detektif Bee dengan rasa penasaran. Rin tidak menjawab, tapi malah menunjukkan sebuah benda kecil di tangannya. Benda kecil tersebut berupa sebuah kunci yang sangat kecil. Detektif Bee memandang ke arah kunci tersebut dan mencari tahu apa artinya. Tiba-tiba, Detektif Bee mendengar suara yang aneh dari arah atas. Ia berpaling dan melihat bahwa sebuah layar besar telah muncul di atasnya. Layar tersebut menampilkan sebuah gambar yang sangat aneh. Gambar tersebut menunjukkan sebuah labirin yang sangat kompleks.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Detektif

Hasrat Terlarang Sang Detektif

Ketika usianya masih sembilan tahun. “Kau bilang akan meninggalkannya! Katamu kau ingin bersamaku! Penipu!” Setelah amukan Barry, kini teriakan penuh amarah dari seorang wanita kembali terngiang. Sekeras apapun dia berusaha mengenyahkan, bayangan gelap itu selalu menghantuinya. Bukan hanya saat dia terjaga, tetapi juga saat dia terlelap. Detektif itu kembali membuka lembaran di tangannya, memberi tanda pada tiap adegan yang tertuang di sana. Dia dengan cepat menemukan metode.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gambar detektif conan
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Novi Kurniawati
ceritanya seru banget.... teka tekinya bikin bingung tapi bikin penasaran.. kalian harus baca sih soalnya makin di baca makin pusing dengan tekateki tambah penasaran jadi nagih + bingung gitu loh ...
muiz
Racikan ceritany gud, pembaca tuh diajak ikut tertarik dua arah. Antara profesionalitas vs perasaan. Kebawa mas Greg ngejar kebenaran atau terlena urusan hati wkwk. Dialognya bagus, ada dinginnya profesional tapi ada hangatnya cinta yang dipaksa tertahan. bikin baper tapi gak norak🫶...
Baca Semua Ulasan
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

"Baiklah ayo kita lihat apa isi mobilmu!" Hanya perlu beberapa menit saja bagi Andi untuk melepas kamera kecil yang terpasang di dalam mobil. Ia segera memindahkan rekaman cctv ke dalam tablet miliknya. Sambil menunggu, Andi menghubungi detektif Jack yang datang bersamanya tadi. "Hei, detektif! Apa kau menemukan hal ganjil disana?" "Aku baru sampai, dan belum menemukan apa pun."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Dikejar Mafia Posesif

Dikejar Mafia Posesif

Sang detektif, yang baru saja tertidur selama setengah jam di kantornya, mengerang kesal sambil membuka mata. “Auh, sialan!” Do-Jin menggerutu. “Tak bisakah aku beristirahat sebentar?” “Tuan Detektif, ini aku, Shin Eun-Gyo.” Suara Eun-Gyo membuat kantuk Do-Jin lenyap seketika. “Hei, Shin Eun-Gyo!” seru detektif itu. “Mengapa baru sekarang kau menghubungiku?” “Aku menemukannya,” kata Eun-Gyo, “bukti yang kita perlukan.”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai gambar detektif conan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status