Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Ada goresan ekspresionis yang penuh amarah, ada potret realisme yang detailnya memukau, dan di sudut lain, ada aliran surealisme yang mempertanyakan realitas. Setiap lukisan di sana adalah karya masterpiece, jenis karya langka yang hanya bisa ditemukan di galeri seni ternama atau lelang kelas tinggi. Cahaya remang-remang dari lampu kristal tua justru membuat setiap warna dan tekstur tampak hidup dan semakin dramatis. “Wow, ini indah,” gumam Caleb, hampir seperti berbisik. Matanya menjelajahi setiap sudut ruangan yang lebih menyerupai museum pribadi daripada sebuah kamar.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

“Kakak yang baik hati, kau sangat baik. Sebenarnya, aku punya banyak gambar seperti ini, tidak hanya milik ayahku, tetapi juga banyak yang ada dalam ingatanku, lihat!” Siput Kecil tiba-tiba bersemangat, berdiri dengan kaki kecilnya yang gemuk, dan seperti mempersembahkan harta karun, memproyeksikan gambar lain untuk Neo. Neo menahan kegembiraan di hatinya dan melihat gambar di proyeksi. Hanya dalam sekejap, ekspresinya menjadi serius. Ini adalah gambar yang sangat kabur dengan garis-garis yang tampak sedikit berantakan sekilas, tetapi jika Anda melihat lebih dekat, ia membawa aturan misterius tertentu.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Ia bahkan sudah tidak berhasrat memotret melalui ponsel untuk ia kirimkan ke Lily. Katon lebih suka memperhatikan wajah Ratih. Setiap kali selesai memotret, Ratih akan langsung memeriksa hasilnya. Ada tiga ekspresi yang ditangkap Katon. Ratih akan tersenyum puas kalau hasil fotonya bagus. Ekspresi kedua, ia akan mengerutkan ujung hidungnya dengan imut, Katon menebak, jika hasil fotonya tidak presisi atau blur. Dan Ratih berwajah datar untuk hasil foto yang jelek karena jari lentiknya langsung bergerak menghapus lalu cepat mengambil foto kembali. Katon tersenyum senang, berhasil menandai ekspresi Ratih.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Dia tidak mampu berkata apa pun untuk waktu yang lama. Mikko juga bergegas menghampiri lukisan Bradford. Dia menunduk melihatnya. Begitu melihatnya, dia langsung berseru kaget, "Astaga!" Betapa luar biasanya lukisan itu! Hanya dengan beberapa sapuan kuas, Bradford sudah bisa menggambarkan seluruh ekspresi, wajah, dan keanggunan dirinya di atas kertas. Jumlah goresan yang digunakan Bradford untuk menggambarkan sosok wanita jauh lebih sedikit daripada yang dipakai Mardi, bahkan kurang dari setengahnya. Namun, hasilnya justru jauh lebih hidup.
10270.5K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as gambar ekspresif
Read
+Library
Kekasih Gelap Sang Istri Milyarder

Kekasih Gelap Sang Istri Milyarder

"Aku ingin menunjukkan sesuatu. Koleksi foto yang sedang kupersiapkan untuk pameran bulan depan.” Rose mendekat sedikit dengan penasaran. Ethan membuka galeri foto-foto hitam-putih penuh emosi, sebagian besar bertema manusia dan perasaan tersembunyi. Foto seorang perempuan tua dengan tatapan kosong di halte. Seorang anak kecil tertawa di tengah genangan hujan. Tangan seorang pria yang penuh luka namun menggenggam bunga kecil.
676 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
Home

Home

Tapi, jelas ada yang berbeda dari milik Biru. Memang tes menggambar merupakan suatu hal yang sederhana, namun bisa mengungkap sejuta hal yang bahkan tidak orang tersebut sadari. Tiap goresan, tiap bentuk, tiap posisi—Satra mengatupkan bibir. "Kak? Kenapa?" tanyanya pelan saat menyadari ekspresi Satra yang cukup muram. Satra mendongak dan menatap Biru lekat.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 500 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
Aku Bukanlah Prioritasmu

Aku Bukanlah Prioritasmu

Suaranya sangat pelan, tapi matanya terpaku pada tisu di bawah pensilku. “Permisi…. kamu yang menggambar ini?” Aku tersentak dan segera membalik kertas itu, ekspresiku tampak gelisah, “Hanya iseng saja.” Namun, dia tersenyum hangat, jelas-jelas terlihat bersemangat. “Bukan, ini bukan sekedar iseng.” Ujarnya dengan yakin. “Caramu membangun cahaya, bayangan dan emosi, ini hanya bisa kulihat di sketsa para ahli perhiasan. Ada jiwa di dalamnya!”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

“Aku suka banget galeri kayak gini. Rasanya seperti masuk ke dunia lain.” Mereka mulai menyusuri satu per satu ruangan, menyimak lukisan-lukisan ekspresionis, patung instalasi, dan karya multimedia yang menggugah rasa. Salah satu lukisan besar menggambarkan lanskap gunung dengan warna-warna abstrak. Amelia berdiri cukup lama di depan lukisan itu. “Menurut kamu, lukisan ini menggambarkan apa?” tanya William.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

“Jadi, Liam, wujudkan semua itu dalam karyamu. Buatlah agar ketika Syekh Hamdan melihat karyamu, dia melihat simbol yang membuatnya merasa itu adalah bagian dari ekspresi dirinya.” Liam tersenyum, butir-butir ide itu mulai menetas di otaknya. Liam tak pernah merasakan adrenalin sebesar ini. Meja kerjanya yang penuh sketsa, coretan, motif-motif Islam klasik, garis-garis lengkung arabesque, semua berpadu dalam kekacauan kreatif. Cahaya sore merambat dari jendela besar ruang kerjanya, membentuk bayangan halus ukiran yang belum selesai.
1021.7K viewsCompletedAdded to Library 521 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
New duda

New duda

Galuh pura-pura terkejut sementara Stecy cemberut kesal. "Makanya jadi orang tuh jangan minim ekspresi, Pak. Kan, saya jadi susah bedainnya." omel Stecy protes pada Galuh yang sangat minim ekspresi. "Saya jadi susah bedain suasana hati Bapak. Entah itu lagi sedih, senang, marah, becanda ataupun serius. Karena apa? Karena Bapak itu terlalu minim ekspresi." sambung Stecy yang gak hentinya mengomel.
10.6K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as gambar ekspresif
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status