Istri Mungil Dosen Tengil
“Will, kalo sudah gede, nikahnya sama anak om aja ya. Om janji bakal buat cewek, yang cantik kayak mamanya.”
Chika otomatis melihatku, sambil melototkan mata. Miquel juga sama, dia menatapku heran.
“Pada kenapa sih? Kan ini masih direncanakan, iya kan babe?”
Tidak ada jawaban, Chika hanya menaikkan bahunya. Suasana di mobil kembali sunyi, semua sedang menikmati perjalanan yang disuguhi pemandangan indah. Jika lidahku terlalu cepat mengatakan, rasanya Bali ini seperti kepingan surga. Indah sekali. Apalagi pantai Pandawa, ini kali pertama aku pergi ke tempat ini.
Hot Chapters