Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

“Ayo sini masuk ke payung.” Vina ikut sepayung berdua dengan Yudha. Payung itu sebenarnya lumayan lebar, tetapi karena hujannya deras dan angin juga kencang, pakaian Yudha dan Vina tetap saja ada yang basah. Mereka berdua jalan pelan-pelan menuju mobil karena takut kalau terpeleset. Tiba-tiba, angin yang lebih kencang berembus dan meniup payung yang digenggam oleh Yudha. Sejak tadi, ia terlalu konsentrasi untuk memastikan Vina tidak kebasahan, jadi pegangannya pun tak terlalu erat. Akibat embusan angin kencang itu, payung yang dipegang Yudha terbang agak jauh. “Eh, payungnya!” seru Vina.
9.8135.6K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Teman Istriku,Kekasihku

Teman Istriku,Kekasihku

sahut Ardi sambil mengangkat payung. “Gorengan gosong boleh nggak?” “Boleh, asal kamu makan setengahnya.” Mereka pun berjalan beriringan di bawah payung. Hujan deras di luar, tapi percakapan receh mereka membuat suasana hangat. ****
101.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Terpikat Janda Tajir

Terpikat Janda Tajir

Ggrreeengg Jaja menoleh saat pintu gerbang besar itu terbuka. "Jaja, ayo masuk dulu! Hujannya deras banget," suara Yasmin sayup terdengar karena tersapu derasnya air hujan. Yasmin memberikan payung besar pada Jaja. Lelaki muda itu membuka payungnya dan berjalan mengekori Yasmin. Tubuh Jaja sudah menggigil hebat kedinginan. Selesai menggembok kembali gerbangnya, Yasmin berjalan ke dalam rumah yang diikuti oleh Jaja.
9.4138.4K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Payung Merah

Payung Merah

gerutu wanita itu memandang langit yang sedang mengguyurkan butiran hujan. Matanya cemas menatap jam tangannya, "Sial, sudah bangun kesiangan, sekarang kejebak hujan. Mana lupa bawa payung lagi," keluhnya. "Apa aku nekad aja ya? Tapi, deres banget. Kalau nekad pasti basah kuyup. Wanita itu putus asa memandang hujan yang semakin deras. Saat masih dirundung keputusasaan, ponselnya berbunyi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Aku Kamu dan Takdir

Aku Kamu dan Takdir

Gemuruh air mentes begitu deras jatuh dari langit, banyak payung bermekaran melindungi orang dari air yang menetes. Sebuah mobil mewah berhenti di lampu lalu lintas yang berwarna merah, diikuti mobil mobil mewah dibelakangnya. Banyak orang yang menyeberang jalan menggunakan payung, kala guyuran hujan menimpa mereka semua berjalan tersenyum bahagia layaknya tak berdosa.
9.86.4K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

“Nah, gitu dong..” Satu detik. Dua detik. CRAKK! Belum sempat Pak Satpam bereaksi, sebuah kilatan cahaya biru kecil seperti percikan listrik muncul di ujung payung. PLLETAR! Payung itu patah seketika. Kainnya sobek seperti dicakar binatang buas, dan aroma gosong tipis tercium di udara. Hening. Pak Satpam mundur selangkah, wajahnya pucat pasi. Hujan kembali turun mengguyur Cinta. Kali ini jauh lebih deras, seolah langit sedang marah.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Kebaikannya begitu tiba-tiba sampai membuatku terbata-bata. “Kelihatannya, cuaca yang tidak bisa diprediksi di Surabaya telah mempersiapkan aku dengan baik,” katanya, mengisyaratkan payungnya. Dia tersenyum sekarang. Ujung bibirnya sedikit menaik, tapi tidak cukup sampai bisa dikatakan senyuman. “Keuntungan yang tidak diduga,” kataku, tersenyum berterima kasih juga. “Ini, pakai saja payungnya. Sepertinya hujannya akan berlangsung cukup lama,” katanya, menawarkan payungnya padaku.
9.286.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

“Kalau begitu bawalah payung. Hujan Lirona tak pernah benar-benar berhenti.” Aku menerima payung itu dengan tangan dingin, berterima kasih, lalu melangkah keluar. Udara malam menyergap lembap, wangi tanah basah bercampur daun yang gugur. Jalan berbatu itu memantulkan cahaya lampu jalan, memandu langkahku menuju arah stasiun.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Tidak mengerti kenapa Ayu harus bertanya, tapi tentu akan menjawab karena memang bukan rahasia. “Karena payung ini untukmu—untuk melindungimu. Tidak penting aku basah atau tidak.” Hide membawa payung untuk melindungi Ayu, dan akan memakainya saat memang sudah bersama Ayu. Hide tidak mempertimbangkan apakah dirinya basah oleh air hujan atau salju.
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 607 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

[Yang, sedang apa nih hujan - hujan begini?] Ratna yang sedang menikmati waktu liburnya dari kafe gaul, menatap ponselnya dan membaca pesan WA dari Randi dengan tersenyum. Lalu mengetik balasan dengan cepat. [Sedang melihat hujan, Yang. Kamu sendiri sedang apa?] Tidak ada balasan dari Randi. Tapi lelaki itu langsung menelepon Ratna.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as gambar payung dan hujan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status