Pusaka Warisan Semut Rangrang
"Tentu saja, Suamiku Madun sayang! Apapun yang kamu perintahkan sebagai imam dalam rumah tangga kita pasti gua patuhi, mumpung jiwa istri gua lagi mabuk asmara suci sama kejantanan kuli panggul pasar kamu yang tiada tandingannya ini!"
Madun tertawa renyah penuh komedi menikmati momen ijab qobul pernikahan yang sangat romantis, mengharukan, and natural mereka berdua di teras masjid tersebut, merasa sangat bahagia karena perjuangan asmara murni mereka tanpa hubungan badan di luar nikah kini berbuah manis, interaktif, penuh rasa aman, and penuh tawa gembira yang nyata bagi masa depan rumah tangga mereka yang kian rukun sakinah di depan mata.
Hot Chapters