Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

"Aku tidak butuh hartamu. Yancheng sudah cukup kaya. Yang kubutuhkan adalah kau menurut saat aku mengganti perbanmu. Berbaliklah. Tengkurap secara perlahan." ​Perintah itu membuat ekspresi Chenxiao berubah menjadi sedikit gugup, namun ia mematuhinya. Dengan menahan ringisan nyeri, ia memutar tubuhnya dan tengkurap di atas bantal, memamerkan punggung lebarnya yang dibalut perban kepada Zhiyao. ​Zhiyao menarik nampan medis beroda ke dekat ranjang. Ia mengenakan sarung tangan karet steril dan mulai menggunting ujung perban tersebut.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Miliuner Yunani

Rahasia Sang Miliuner Yunani

“Apa kau akan terus marah seperti ini?” Presley mengabaikannya. Tangannya yang tidak terluka dengan susah payah mencoba melepas perban yang membalut lengan berikut telapak tangannya yang terluka. Usahanya tidak membuahkan hasil. Bukannya lepas, tindakannya justru membuatnya kesakitan dan darah segar kembali membasahi perban putih yang dia kenakan. “Diam!”
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Suaranya bariton, berat, dan bergetar karena menahan pegal. Ia mengangkat tangannya yang biasanya hanya memegang pena emas atau kemudi mobil mewah. Kini, telapak tangan yang halus itu memerah, kulitnya mengerut karena terlalu lama terendam air, dan ada rasa perih di pangkal jempolnya akibat gesekan kasar kayu.
781 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Yang tadinya bengkok dan tidak bisa di gerakkan, sekarang bisa digerakkan. Sembuhlah kelingking itu, hanya cukup di perban. " Suhu, perlukah Mr. Tan balik lagi.?' Tanya Kong HUa. " Tidak perlu, itu sudah sembuh." kata Gunayanto sambil membungkus kelingking itu dengan kapas dan kain kasa. " Cukup di siram arak gosok buatan saya saja." " Jadi berapa semuanya?"
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Kakak cuma lagi nyoba ngelindungin kita berdua,' batin Alya. Setelah seluruh luka tertutup salep, Revan mengambil segulung perban kain dari dalam kotak dan mulai membalut tangan Alya. Gerakannya sangat presisi dan hati-hati. Saat ikatan perban terakhir selesai disimpulkan, Revan tidak langsung melepaskan tangan Alya. Pria itu justru menggenggam tangan Alya yang sudah diperban itu dengan kedua tangannya sendiri. Diamenundukkan kepalanya dalam-dalam, lalu menyandarkan keningnya di atas punggung tangan Alya.
10632 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Tuan Ganendra

Dalam Pelukan Tuan Ganendra

“Ya, dia Nona Diviana!” “Pantas saja tuan muda tidak bisa melupakan Nona Diviana,” tangan Liona terulur, meraih sebuah bingkai foto kecil di meja nakas. Ganendra yang baru saja tiba serta melihat Liona menyentuh potret istrinya tentu dibuat murka, matanya melotot tajam. “Gadis bodoh, apa yang kau lakukan?!!!!!”
426 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Sembari menggertakkan gigi, Barbie mengganti obat dan perban pria berkulit gelap. Telapak tangan pria yang besar dan dingin sedang berkelana di sekujur tubuh Barbie. Tatapan pria ini terlihat bergairah, seolah ingin segera menerkam Barbie. Saking mualnya, Barbie hampir muntah. Hanya saja, rasa takut telah menguasai dirinya, dia tidak berani bertindak gegabah. Pria ini telah memenangkan beberapa pertandingan di atas arena. Telapak tangannya yang besar dan gelap dapat mematahkan leher orang dewasa hanya dalam hitungan detik. Sudah banyak lawan yang mati di tangannya!
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152.6K kali sebagai gambar tangan di perban
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Ina R Ina R
...... sangat senang membaca novel ini syangny hanya sdikit iklan yg bisa d buka untuk bab berikutnya bisa d tambah lagi gak ya karena untuk membeli bonus/koin sya awam atau gaptek tentang teknologi sruh suamiku untuk bayar ngambek terus minta d hapus sja novelny kl byar smntara sya suka baca .........
robertcalvin871
syabas, semoga bisa terus maju karyanya. bagus... sekali pun nama yg di sebut welly jadi wei wei..kkadang, Robert/Rob masih bisa di pake.. Untungnya kami sdh terbiasa dgn nama² watak hero di dlm buku novel yaa.. hehe kami nggak pusing penting jalan ceritanya mantap! nggak tergantung. Terbaikk.. ...️ ...
Baca Semua Ulasan
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

Hendak menghubungi, di sana pasti sudah tidur karena sangat larut malam. Melihat tangan yang berbal ut perban. Dirinya tersenyum mengingat semua yang terjadi. "Hampir saja aku menjamahnya!"
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Became a Villainess?

Became a Villainess?

Butuh waktu lama karena lukanya cukup parah apalagi kulit anak-anak itu masih lembut dan mudah terbuka jika tidak di obati dengan kencang, seperti diperban. Apalagi sampai terinfeksi. Tapi alasan utamanya itu karena lukanya terletak ditangan, kenapa? Aku dari tadi minum! Minum tuh pake tangan, mana bisa kali diperban sambil minum berbarengan? ya kali aku minum pakai kaki! "Nah! sudah selesai, kan? Sherina lapar~" Dengan mata berbinar-binar sambil menekan kata lapar aku menyatukan kedua telapak tanganku seperti memohon.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Dia hanya mengangkat tangan kanannya. Ya, saat ini telapak tangan kanan Aiden terlihat seperti sedang terluka. Dan luka tersebut seperti nya cukup parah. Bukti nya sampai satu telapak tangan itu di balut dengan perban. "Tangan anda kenapa tuan Muda Aiden?" tanya Gwen panik saat mengetahui Aiden terluka. "Terkena pisau saat aku mengupas mangga." Jawab Aiden datar.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 642 kali sebagai gambar tangan di perban
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status