Sentuhan Adik Sahabatku
Di dalamnya terlipat sebuah gaun malam berkilau, dibuat dari kain satin sutra yang jatuhnya cair, berwarna biru safir dihiasi semburat perak halus.
“Gaun itu warnanya sengaja aku buat senada dengan jas milik aku. Kamu harus pakai itu untuk acara ulang taun Flexity,” kata Birru.
“Ruu... Aku beneran speechless,” bisik Jennar.
Ia mengangkat gaun itu, potongan yang anggun mengikuti lekuk tubuh, bagian bahu terbuka dengan garis leher yang elegan, sementara detail kristal kecil berkilauan di bagian dada hingga pinggang, memantulkan cahaya dengan cara yang lembut namun mewah. Belahan sampingnya tinggi secukupnya, membuatnya terlihat berani, tapi tetap berkelas.