Neng Zulfa
Masih berurai air mata, Dewi membiarkan Fatih mengambil alih tubuh sahabatnya kemudian dengan gerakan tergesa-gesa, gusnya itu membawa tubuh Zulfa dalam gendongan.
“Zulfaa! Ada apa ini, Tih?”
Itu adalah suara pekikan kencang yang kali ini datang dari Nyai Fatimah.
Mendengar suara teriakan dari kamar sang menantu, perempuan paruh baya itu langsung bangkit dari kasurnya dan pergi ke arah asal suara. Dan alangkah terkejutnya Nyai Fatimah saat perempuan itu masuk ke dalam, perempuan paruh baya itu mendapati menantunya dalam keadaan tidak sadar dan sedang berada dalam gedongan Fatih putranya.
Hot Chapters