Janda Laila
Tante Susi menyenggol lenganku sambil melotot.
“Jangan genit!”
“Enggak, Sayang.”
Bunda Fatimah muncul di atas kursi roda yang dibantu gadis yang menyambut kami tadi.
Aku dan tante Susi menyalami.
“Bagaimana kabar kamu, Haris?” sapa Bu Fatimah dengan suara lembut.
“Saya baik, Bun.”
“Wanita di sebelahmu siapa?”
“Saya calon istrinya. Nama saya Susi Susanti,” sahut tante Susi. Aku hanya tersenyum simpul.
ตอนยอดนิยม