Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)
Setidaknya selama ia bekerja.
“Sssaaalll” Suara Munajah kini hanyalah berbentuk racauan tidak jelas.
“Apa sih, Bu?” tanya Jamilah. “Aku nggak ngerti."
Susah payah Munajah menggerakkan mulutnya untuk mengungkapkan perasaannya, tetapi yang terdengar hanyalah berupa gumam tidak jelas.
“Iyaaa ...,” sahut Jamilah. Ia kembali konsentrasi pada ponselnya, lalu tertawa cengengesan sendiri.