Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Kami pun melangkah kembali ke kamar kos. Aduh... Mas Gavin.., baru mikiran kami aja udah gempa begini! Memang sudah takdir untuk kita ya... hmmm... entah, bagaimana aku harus cerita kepadamu. Entah, kamu akan menerima ceritaku atau tidak urusan nanti. [1] Diambil dari bahasa Jawa yang berarti “gempa kecil”.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

dengan sopan dan lugas bu Cantika menanggapi cowok-cowok yang menyukai kecantikannya. "Pelajaran pertama adalah bahasa Jawa. Bentuklah kelompok tiga orang, berikan nama kelompok yang unik. Tugas kalian adalah buatlah teks deskripsi setelah membaca halaman lima tentang Gunung Bromo. Jika ada pertanyaan silahkan maju ke depan."
6.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Janda Berkelas

Janda Berkelas

Wanita itu hendak bangkit dan menyingkir, namun Hyuga menghalangi jalan Shofia untuk pergi. "Jangan terburu-buru untuk pergi, Kakak Ipar. Kita bisa mengobrol dan membahas semuanya bersama. Kita bagi saja Imperium Enterprise menjadi empat. Kau, Aku, Om Bagas dan Om Prasojo. Bagaimana?" usul Hyuga sambil meletakkan tangannya di pundak Shofia.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

ꦱꦼꦫꦠ꧀ꦲꦶꦏꦶ꧀ꦏꦁꦒꦺꦧꦸꦏ꧀ꦠꦶ꧈ꦪꦺꦤ꧀ꦒꦼꦠꦶꦃꦩꦸꦂꦤꦶꦲꦺꦴꦫꦲꦶꦱꦢꦶꦒꦤ꧀ꦠꦶ꧈ꦦ꧀ꦫꦤꦗꦶꦮꦲꦺꦴꦫꦠꦲꦸꦱꦭꦃꦥꦼꦂꦏꦫꦠ꧀ꦫꦃ² Layar televisi menampilkan aksara Jawa. Wita yang membacanya semakin membel alakkan mata. “Maaf agak lama menunggu tentang kiriman dari Prana Jiwo. Kita harus meneliti dulu kebenaran berkas yang dikirim dari alamat terenkripsi dan harus mencari penerjemah juga untuk menafsirkan tulisan ini,” narasi dari pembaca berita. Gita yang melihat Wita semakin geram penasaran dengan apa yang ada di layar televisi. Dia bingung, karena tak bisa membaca aksara tersebut.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
ONE NIGHT STAND

ONE NIGHT STAND

ucap salah satu ibu-ibu hadirin di sana seraya berbisik pada kawan bergosipnya. "Kalau pun dia nggak pake guna-guna, intinya dia itukan udah pasang badan duluan, laki-laki mana sih yang tahan di suguhin begituan?" timpal Ibu-ibu yang lain. Jarvis tersenyum kecut. Dia jelas tahu apa yang sedang dibicarakan oleh sekumpulan ibu-ibu di belakangnya meski mereka berbicara menggunakan bahasa khas daerah Surabaya, karena Jarvis memang kebetulan memiliki darah keturunan jawa. Berbeda halnya dengan Xander yang memang tak mengerti apa-apa mengenai pembicaraan hangat para ibu-ibu di sana.
9.8962.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38.5K kali sebagai gending jawa
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Jadi Lia sungguh tidak punya banyak pengalaman dengan anak-anak. "Aku Lia. Kamu bisa panggil aku Tante Lia." Lia berjongkok agar tinggi mereka sejajar. Wanita itu menyerahkan tangannya untuk dijabat oleh Gilang. "Gilang enggak suka ya sama Tante." Lia mengerutkan kening. "Yang tadi itu Papanya Gilang, Tante jangan macem-macem." Gilang yang kelihatan imut itu menyilangkan tangan di dada.
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Status Janda Untuk Istriku

Status Janda Untuk Istriku

"Wedang jahe merah dengan madu dan lemon. Ini bisa menetralisir sisa alkohol dan meredakan sakit kepala Bapak. Resep Ibu saya." Keinan bangun perlahan, duduk tegak. Dia mengambil cangkir itu. Hangatnya menjalar ke telapak tangannya. Dia menyesapnya perlahan. Rasa pedas jahe dan asam segar lemon langsung menyentak sistem sarafnya, mengusir rasa mual yang sedari tadi dia tahan. "Enak," gumam Keinan jujur. Dia menghabiskan setengah cangkir dalam sekali teguk. Tubuhnya mulai berkeringat tipis, racun-racun sisa semalam seolah didorong keluar.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

kata Dinda. Dawet merupakan minuman yang populer di Jawa. Minuman ini terbuat dari tepung beras atau pun tepung beras ketan. Dawet biasa disajikan dengan kuah santan dan gula merah cair serta tambahan es. Es Dawet memiliki cita rasa manis dan gurih. Dawet sudah menyebar di hampir seluruh daerah di Jawa. Setiap daerah pun memiliki cita rasa masing-masing. Salah satunya di Ponorogo, Jawa Timur. Di kabupaten ini, ada daerah yang menjadi sentra penjual dawet. Namanya Desa Jabung di Kecamatan Mlarak. Warga desa ini banyak yang menjual dawet jabung, sesuai nama desanya, sejak 1960.
9.544.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Bukan Perawan

Bukan Perawan

ujar Biru bermaksud berkelakar membuat Jingga tertawa sembari memukul lengan suaminya pelan. Biru tersenyum lebar setelah melihat sekilas tawa istrinya, dia kembali fokus pada kemudi. “Aku udah kangen abang Javas,” rengek Jingga mengerucutkan bibirnya. “Nanti malem juga ketemu, lagian biar tahu rasa tuh bayi gendut—ditinggal maminya kerja.” Jingga kembali tergelak kali ini cukup kencang sampai matanya berair.
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

Lalu, ia mulai melantunkan mantra dalam bahasa Jawa kuno, suaranya pelan, tapi mengalun seperti gelombang yang menembus udara. Narendra memperhatikan dengan saksama, mencoba memahami setiap kata yang keluar dari mulut Mbah Karso. Namun, sebagian besar terdengar asing. Beberapa kalimat seperti terucap dari zaman yang sudah lama terkubur: “Ojo nganti suwe, ojo nganti gawe petaka. Sira sing ndhelik ing peti iki, bali marang papanmu. Kowe dudu panguwasa ing jagad iki.”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai gending jawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status