GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA
Perapian kecil di sudut ruangan menyala pelan, kayu kering berderak lembut, mengeluarkan aroma manis seperti madu hangat yang meleleh.
Ayara berdiri di depan jendela terbuka, kain sarung tipis yang masih ia kenakan dari sesi sore tadi menempel longgar di tubuhnya. Angin malam menyelinap masuk, membuat kain itu bergoyang pelan, memperlihatkan siluet lekuk tubuhnya yang lembut di bawah cahaya api. Garis pinggang yang melengkung menggoda, payudara yang naik-turun cepat karena napas yang mulai berat, dan paha yang terlihat samar-samar melalui kain transparan, kulitnya berkilau lembut karena minyak cendana yang masih menempel dari sesi tadi.