Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

ucap Shen Yiyi langsung menuju ke mesin kopi milik Mu Shenan yang telah menjadi favoritnya itu. “Terima kasih, Yiyi. Aku minta maaf karena mengganggumu malam-malam begini,” ucap Ning Ri sambil mencari ponselnya, “Sejujurnya, aku tidak tahu harus kemana. Jadi aku mengingatmu,” imbuhnya. “Ah, tidak apa-apa,” jawab Shen Yiyi sambil memasukkan biji kopi favoritnya ke mesin itu.
9.8191.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

“Aku bukan lagi Livia yang dulu, Adrian. Luka itu mengubahku. Tapi aku juga nggak bisa mengingkari bahwa kamu pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupku.” Aku mendengarkan. Tak menyela. “Aku nggak tahu apakah kita bisa kembali ke titik semula,” lanjutnya. “Tapi aku tahu… aku nggak membenci kamu.” Air mataku nyaris jatuh. “Itu sudah lebih dari yang bisa kuharapkan, Liv.”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

"Kau mau air putih juga, tidak?" "Iya, boleh bawakan aku sekalian." Greta membalas dan tak sengaja menangkap satu pesan dari nomer tidak dikenal di ponsel Jerico. [ Aku kembali hanya untukmu ]
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Pertama Kembali

Saat Cinta Pertama Kembali

"Tentu saja tidak. Saya hanya mencoba menakutinya, karena orang-orang macam itu terkadang membutuhkan shock therapy untuk mengembalikan kewarasan mereka" Meylina tersenyum mendengar ucapan Riza, dan membenarkannya dalam hati. "Kalau begitu saya permisi dulu mbak. Kita lanjutkan lagi pembicaraan kita nanti. Insyaallah saya akan segera menghubungi mbak Meylina"
9.816.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Ria mengganti obrolan. "Menyebalkan, Bunda," ketusnya. Ia tak langsung menjelaskan, malah meraih secangkir kopi di meja dan menyeruputnya tanpa perlu tahu itu milik siapa. "Emh!" buru-buru ia jauhkan dari bibirnya. "Ngga enak, Bunda. Sudah dingin." Wajah Aru penuh kecewa. Ia seka sisa minuman yang tertinggal di bibir dengan punggung tangan. Ria tertawa karena dia juga lupa kalau di sana ada kopi.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Comeback

Comeback

tanya Aditya penasaran. “Cuma baju, kok.” “Baju apa? Baju mahal pasti, kan?” tanya Aditya semakin penasaran. “Nggak. Cuma kaos dengan tulisan ‘I love Paris’ itu aja,” jawab Shiva yang seketika membuat Anya dan Aditya terperangah. “Makasih, ya, Shiv. Tante senang banget, loh, sama hadiah kamu. Makasih, ya.” Shiva mengangguk senang.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Kembali Pada Sang Pemilik Hati

Kembali Pada Sang Pemilik Hati

"Mama sudah tua, mau lihat yang beres." Mama Sohe di ujung meja mengeluarkan suara yang bukan tawa tapi sangat mendekati itu. Pak Kim minum kopinya. Pak Brata kembali ke makanannya dengan cara yang terlihat sangat fokus pada ayam di piringnya tapi sudut bibirnya tidak bisa sepenuhnya dikendalikan. Bu Sarah menyesap tehnya. Pak Nadi mengangguk satu kali ke arah tidak ada orang khusus. Lebih ke udara di depannya. Seperti seseorang yang memberikan persetujuan yang tidak diminta tapi merasa perlu disampaikan tetap saja.
613 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Back To Home

Back To Home

Aku memberinya penutup mata sebagai gantinya. Hidup orang-orang terlihat sungguh-sungguh menyenangkan. Seakan mereka kembali memiliki satu alasan tambahan untuk terus hidup dan menjalani hidup mereka dengan bersungguh-sungguh setiap harinya. 1 Minggu terakhir, aku merengkuh Bapak untuk pertama kalinya selepas aku kembali. Memohon maaf karna terlambat pulang dan meminta maaf atas salah paham yang disebabkan oleh isi pikiran liarku.
674 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

Celo mnegajaknya. Akhirnya mereka bermain sebuah game untuk menghabiskan waktu dan juga untuk menenagkan Taro supaya Celo bisa menyampaikan salah satu hal yang sangat penting. Sampai malam mereka tetap melakukan itu sampai Taro tidka memikirkan Naomi lagi. **
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

Air mata nan bandel menetes dari mata nyonya muda itu kala dia mendekap tubuh Bianca, namun dia segera menghapusnya dan menahan isak tangisnya agar sang putri tiri tak mengetahuinya. "Hari ini aku sibuk sekali, Sayang," ucap Shania kemudian setelah melepaskan dekapannya. "Kita tidak akan jalan-jalan, hari ini." "Bagaimana dengan besok?" ujar Bianca. "Tidak juga. Maaf." Shania menggelengkan kepalanya. Sang putri tiri pun tampak kecewa. Shania lantas mengelus rambut gadis itu perlahan, lalu berkata, "Kita akan tetap jalan-jalan, tapi tidak dalam waktu dekat ini. Oh ya," Shania mengeluarkan sesuatu dari saku blazernya, "aku punya hadiah untukmu, Sayang." Sebuah kotak perhiasan kecil kini berada
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai give it back co shu nie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status