Perawan 200 Juta
Dia bagai malaikat penjagaku, yang selalu ada untukku, yang selalu membuatku tersenyum, dan membuatku merasa nyaman serta nyaman.
"Maafkan aku kalau aku salah," ucapnya lagi. Aku menggelang kemudian memeluknya erat, erat sekali. Tuhan, terima kasih menghadirkan dia untukku. Bara mengusap rambutku pelan, dan rasa tenang itu hadir. Tak perlu mencemaskan apapun saat dia ada di sampingku.
"Terima kasih, untuk selalu berada disampingku, menjagaku dan bayiku," ucapku.
Hot Chapters