Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dead&Queen

Dead&Queen

Kafe itu bernama "Kopi Titik Koma", tempat favorit para kreatif yang butuh kafein dan privasi. Gio memesan dua americano tanpa gula, plus croissant hangat. "Jadi, lo pindah dari Singapura?" tanya Alma, mencoba memulai percakapan netral. "Bukan pindah. Kabur," jawab Gio sambil menyobek croissant. "Dua tahun di sana bikin gue sadar: kreativitas nggak bisa dikurung dalam meeting room ber-AC."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

Serena cukup terpukau dengan suasana cafe, nama cafe itu sangat sesuai dengan suasananya. “Garden Cafe.” Serena membaca tulisan yang ada di atas bangunan itu. Garden cafe adalah tempat yang biasa anak muda kunjungi dan Kendrick bisa menebak jika Mamanya tak mungkin ketempat itu. Kendrick menarik tangan Serena dengan lembut, mengarahkannya melalui pintu kaca cafe yang ramai. Suasana hangat menyambut mereka, berpadu dengan aroma kopi yang menggoda. Mereka berdua memilih tempat duduk di sudut yang agak tersembunyi.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

Sepertinya mereka memang ingin pergi keluar dan mencari makan. “Ehm, gimana kalau kita ketemu di Seafood Corner dekat pantai Gwangali?” tanya Young Mi. Tunggu, Seafood Corner? Kenapa sepertinya nama itu tidak asing di telingaku, ya? Apa aku pernah ke sana sebelumnya? “Ah, barusan aku ingin merekomendasikan sebuah kafe,” kata Yuri sambil tersenyum kecil. “Tapi, seafood kayaknya boleh juga. Aku sudah lama nggak makan seafood,” kata Hera.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Misteri di Rumah Mertua

Misteri di Rumah Mertua

Mungkin suamiku sedang dalam perjalanan, dan dia tidak mengetahui aku mengirim pesan padanya. "Tsa, gimana kalau kita pergi ke kafe Hijau?" "Kafe Hijau? Kafe apa taman, Kak?" tanyaku, merasa asing dengan nama tempat yang disebutkan Kak Anna. "Kafe, Tsa. Baru. Kenapa dinamakan Kafe Hijau, karena hampir semua dekorasinya serba warna hijau. Sudah, kamu ikuti aku aja, ya? Aku yakin, kamu bakalan suka. Dan yang lebih penting, kafe itu ramah anak dan bayi. Ada tempat bermain anak juga, loh di sana. Pokoknya bikin emak-emak milenial betah, deh ngasuh anak sambil nongkrong," ujar Kak Anna menjelaskan sedikit tentang kafe yang dia maksud.
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 895 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Bidan Mima

Bidan Mima

Aku menyambut ucapan mama Eki. "Oh ya? Wah sama donk kita. Wah asik ya. Bisa kuliner bareng." Mama Eki terlihat antusias. "Iya tante. Mima punya cafe favorit di Tebet, sambal matahnya enak. Lumayan murah ada banyak varian di paketnya." "Waaah asik. Kapan-kapan kesana, ya. Eh iya, biasakan panggil Mama ya," jawabnya. "Iya Tante, eh Mama. Maaf belum terbiasa, jadi masih kagok," jawabku kikuk.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Masuk satu pesan dalam *******p-nya. Gisella… Ini ada satu kafe yang baru buka di J-C*** sini. Bagaimana kalau malam ini kita makan di sini saja? Aku ingin tes makanan dan minuman di sini enak atau nggak… Terbaca satu pesan dari Bebilonio Bondan. Gisella membalasnya dengan sedikit ketus. Sorry ya, Beb… Aku malam ini sudah ada janji dengan teman-teman sekelasku. Kami mau ke karaoke saja. Terlalu banyak makan, nanti jadi gemuk.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

Hari beranjak siang, kami sudah duduk di cafe dekat rumah. Konon tempat ini adalah milik teman Mas Zaki, tetapi karena bangkrut akhirnya dipindah tangan kepada orang lain. Tak kusangka cafe yang pernah bangkrut kini kembali berdiri dengan tampilan mewah dan pelayanan yang super sempurna. Tersedia pula makanan china di sini, salah satunya fuyunghai.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Dua Presdir Berkuasa

Jerat Obsesi Dua Presdir Berkuasa

Dan akhirnya ia urung memesan makanan di restoran yang ia datangi. Setelah beberapa saat berjalan ia menemukan sebuah kafe kecil. Walau sepi pembeli tapi terlihat sangat bersih. Kath berpikir mungkin harga makanan disana tidak terlalu mahal seperti restoran langganannya. "Apa aku bisa memesan Wagyu Kobe steak?" tanya Kath pada waiter yang datang ke mejanya. "Tentu saja, dan apa yang anda pesan untuk minumnya?" "Ehmm, aku ingin jus semangka!"
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Lemahku Menunjukkan Kekuatannya

Ketika Istri Lemahku Menunjukkan Kekuatannya

“Kamu ...? Jangan bilang kalau ini ....” Gio mengangguk. “Ini kafeku, belum lama buka sih.” “Keren!” “Biasa saja.” “Aku pesan lima belas es kopi kalau begitu, untuk pegawaiku.” “Aku lima cup saja, untuk outlet.” Kalila menambahkan. “Berapa totalnya, aku bayar sekalian.” Gio menggeleng. “Tidak usah, ini masih masa-masa promo. Aku akan buatkan gratis untuk kalian.”
9.765.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

"Momo Cafe." Hening. --- Jack berpikir. Marco berpikir. Kael berpikir. Viper berpikir. Mantis berpikir. Bahkan Valerian ikut berpikir. --- "..." "..." "..." "Lumayan." "Terdengar ramah." "Mudah diingat." "Cocok untuk keluarga." "Dan semua orang kenal Momo." --- Crow langsung berbinar. "Momo Cafe."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai goki cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status