FATED
“Good night too… Jangan lupa tidur.”
Aku pun tersenyum mendengarkan kata-kata Lee Dae. Lee Dae bukanlah tipe orang yang mudah menunjukkan perasannya kepada orang lain. Tapi, bagaimanapun dia tetaplah leader yang baik. Perasaan sederhana seperti ini terkadang membuatku merasa hangat. Sebenarnya, waktu aku berkata pada Lee Dae soal lagu yang kutulis aku tidak berbohong pada Lee Dae saat mengatakan itu yang kurasakan. Karena memang benar, aku merasa sangat lelah akhir-akhir ini. Rasanya seharian aku ingin tidur di tempat tidurku. Tapi, sayangnya aku tidak akan pernah bisa bersantai-santai seperti itu. Kami hanya diberikan hari libur sehari dalam dua minggu. Dan, biasanya aku memanfaatkan waktu
Hot Chapters