Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Dan hujan pun semakin deras setelah mereka duduk dan berteduh di gubuk kecil persis seperti gubuk di pos ronda. Gubuk kecil yang sepertinya lama tak berpenghuni, terlihat tempatnya pun banyak sarang laba laba ketika mereka memasukinya. Ada perasaan tenang menyelimuti hati Lean ketika musuh sudah tak lagi mengejar. Namun hujan deras membuat mereka tak bisa beranjak dari tempat itu.
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Gubuk ini dikelilingi oleh banyak jamur, ketika malam hari jamur-jamur ini akan bercahaya terang, dan menyinari tempat ini. Menurut Pramudhita, tempat ini sedikit aman dari gangguan para siluman purba. "Kau suka tuak?" tanya Pramudhita. "Tidak," jawab Lanting Beruga. "Persis seperti kakekmu," jawab Pramudhita, kemudian dia masuk ke dalam gubuk reot, lalu keluar dengan bumbung bambu yang berisi air. Cawan yang digunakan untuk minum juga terbuat dari bumbung bambu.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104.6K kali sebagai gubuk kecil
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

ucap Kiara girang. Kami sampai di tempat yang sedikit rata, dan ada atapnya. Orang kampung bilangnya itu gubuk, rumah kecil yang hanya ada atapnya tanpa ada temboknya. "Wah habis ini tinggal manen cabai dong," seruku. "Siang nanti akan ada para pegawai yang panen, Non," kata Bu Min. Kami sarapan di gubuk, di dekat gubuk ada pancuran dari bambu. Biasanya digunakan untuk cuci tangan atau mencuci alat makan.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 8 "Kamu mau minjam uang? Ga salah? Kamu baru sebulan kerja disini. Dan hari ini meminjam uang dua puluh juta? Hahaha!" Tawa Pak Joshua menggema. Aku menunduk sambil mengigit bibir. Memang tak ada pantas pantasnya permintaanku.
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
TERNYATA ISTRI PEMBAWA HOKI ITU (TIREN)

TERNYATA ISTRI PEMBAWA HOKI ITU (TIREN)

Kakek itu menoleh, matanya menyiratkan ketegasan yang tak bisa ditawar. “Masuklah, jangan takut,” suaranya serak namun berwibawa, memerintah tanpa ruang untuk protes. Keduanya masuk ke dalam gubuk yang remang-remang. Bau dupa dan ramuan herbal menusuk hidung, sementara rak-rak kayu penuh sesak dengan botol-botol kaca berisi cairan berwarna aneh dan tulang-tulang kecil yang tersusun rapi. Di sudut ruangan, alat-alat perdukunan—tanduk, keris kecil, dan kain-kain kusam—tergeletak berantakan, menciptakan suasana penuh misteri.
10548 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Itu saja. Harapan yang menggebu-gebu membuncah dalam diriku, tumbuh di dadaku seperti akar ketika kami semakin dekat, dan aku harus mengingatkan diriku sendiri untuk tidak menahan napas. Satu-satunya tanda kehidupan di dalam gubuk itu adalah jejak asap tipis yang mengepul dari cerobong asap. Gubuk itu tampak lebih kecil daripada rumah-rumah lain yang kami lewati, tetapi terawat dengan baik. Atap jeraminya tampak seragam dan padat, tanpa lubang atau bagian yang tidak rata.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
ALKEMIS TERAKHIR

ALKEMIS TERAKHIR

Ia tahu bahwa situasi ini masih terlalu samar baginya untuk berbuat lebih dari sekadar mengikuti kakek tersebut. Setelah berjalan beberapa saat, mereka sampai di sebuah gubuk kecil yang tersembunyi di tengah hutan. Gubuk itu tampak sederhana, dengan dinding kayu yang mulai lapuk dan atap jerami yang nyaris rubuh. Zidan tidak menyangka akan menemukan sebuah bangunan di tengah hutan yang sangat dekat dengan desanya. Terlebih lagi, ia merasa aneh bahwa tak ada orang lain yang mengetahui keberadaan tempat ini, padahal hutan ini tidak jauh dari peradaban. “Masuklah, Nak,” kata kakek itu dengan suara lembut, sambil membimbing Zidan masuk ke dalam rumahnya.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
Pesona Lima Kakak Cantik Sang Jenius Medis

Pesona Lima Kakak Cantik Sang Jenius Medis

Di benaknya hanya ada satu tempat. Sebuah gubuk kecil di perbatasan Sussex Mountain dan Pegunungan Alpenia. Gubuk bambu sederhana yang pernah ia kunjungi beberapa kali saat ingin merasakan udara dunia fana... berbeda dari energi spiritual wilayah kultivasi. Tanpa ragu, Kevin bergerak.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai gubuk kecil
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Buku Urban Fantasy Harem yang berbeda, yang akan membuat rasa penasaran sobat readers dengan bahasa yang ringan dan sedikit humor. Cerita Urban dengan vibes Fantasy yang akan membuat cerita tidak membosankan. Update weekdays : 3-5 Bab Update weekend : 5-7 Bab Terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Aku yang sedang memerhatikan sepasang sisir kelap-kelip warna ungu dan pink, langsung menoleh. Gadis kecil itu menunjuk boneka beruang jumbo yang ada di samping lemari, lalu berkata, “Bonekanya punya kantong, Ibu!” “Iya, Sayang. Boneka itu memang punya kantong.” “Aku mau boneka ini.” “Kau boleh membawanya pulang jika diizinkan oleh ayahmu.” “Tidak, Ibu. Maksudku, aku mau beli boneka seperti ini. Kalau boneka yang ini, tidak boleh dibawa.”
1017.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Ia berada di ‘Terminal Abu-abu’, gunung sampah dekat Kerajaan Goa—tempat yang kelak dibakar saat Tenryuubito datang. Tokoh utama One Piece, Luffy, serta Ace dan Sabo, hidup di Gunung Colubo saat kecil. Para bandit gunung juga tinggal di sana. Su Xiao tidak tahu masa apa ini—apakah ketiga bersaudara itu sudah berlayar atau masih kecil… Ibukota Kerajaan Goa dekat Gunung Colubo, tepat di samping Terminal Abu-abu ini. Semua sampah di sini berasal dari ibukota Kerajaan Goa.
10862 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai gubuk kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status