Suamiku Berandalan Sekolah
gumamku, menunggu orang itu keluar.
Ghifari, dia orangnya. Turun dengan senyum ramahnya, aku heran. Kenapa, selalu bertemu Ghifari.
"Dari mana?" tanya Ghifari kepadaku, aku tersenyum.
"Alfamart, biasa pengen aja," jawabku seadanya.
Ghifari mengangguk, melirik kantong plastik yang ku pegang.
"Gimana kalo gue anter?" tawar Ghifari, aku melirik ke kanan dan ke kiri.