Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Sugar Candy

My Sugar Candy

Gevan mengambil beberapa permen dan cokelat yang berada di depan kasir. Olin mengangguk pelan dan tersenyum dalam diam. Dia tahu betul apa yang Gevan lakukan. Olin tidak sepolos itu untuk mengetahui barang apa yang pria itu beli. Dengan jelas benda itu terpajang di meja kasir. "Kamu cuma beli gula?" tanya Gevan. "Iya, Om." Olin menggangguk mantap. "Sekalian aja kalau gitu." Gevan mengambil gula dari tangan Olin dan meletakkannya di meja kasir.
1022.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 834 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Obsesi Gila Suamiku

Obsesi Gila Suamiku

"Serius?" Mahesa melahap suapan berikutnya tanpa ragu. "Serius. Pas sekali." Ia bahkan enggan jeda sekadar untuk berbasa-basi. Suapan demi suapan meluncur mulus, seolah memanjakan lambungnya yang terperas kosong sejak semalam akibat sengatan alkohol. Ellena memperhatikannya seraya mengulas senyum hangat. "Pelan-pelan, Mas. Jangan terburu-buru begitu, nanti tersedak."
10877 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Terjerat Cintanya Papa Gula

Terjerat Cintanya Papa Gula

Dan karena memang tak ada, jadilah ia keluar dari ruangan itu. Ia mendapati ruangan tempatnya memuaskan hasrat si papa gula tadi telah kosong melompong. Tak ada satu orang pun di sana. Wajah Ivy otomatis memerah saat ia mengingat apa yang tadi ia lakukan bersama Bravino di atas meja kaca tersebut. Seandainya tadi sang sugar daddy tak mendapatkan tamu dadakan, sudah pasti lelaki itu tak akan melepaskan Ivy untuk waktu yang cepat.
10530 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Sore itu, di area jajanan, Rex menemukan sesuatu yang belum pernah dia temui sebelumnya. Gulali. Kapas gula berwarna merah muda yang ukurannya tiga kali ukuran kepalanya. Dia menatapnya selama beberapa detik, lalu menatap Caelan. "Itu apa, papa?" "Gula yang dibuat menjadi kapas. Itu manis." Caelan mengambil satu dan menyerahkannya. "Cobalah." Rex mengambil satu gumpalan kecil dan memasukkannya ke mulutnya.
1028.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 763 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Chef Galak, (tapi) Kucinta

Chef Galak, (tapi) Kucinta

keluh Elya. “Nih menunya, mau makan apa?” “Mau semuanya saja, minumnya lemon dua gelas.” “Dasar gentong. Dua gelas kalau kamu kebelet pipis terus, jangan minta antar.” ”Sejak kapan aku minta antar? Aku bisa sendiri.”
1014.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 507 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Sugar baby gitu. [Bukan urusan kamu, Rahma. Lebih baik kamu urusi saja hidupmu. Hidupmu saja masih kekurangan dan juga merangsak. Jangan mencoba menyulut api denganku atau kamu akan menyesal.] Kublokir kontak Rahma. Tadinya W******p dia hanya kuhapus aja. Sekarang dia tidak bisa lagi menggangguku.
7.724.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 945 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

ucapnya memberikan sepiring rawon kegemaranku. "Dari mana kamu dapat ini?" tanyaku bingung. "Delivery, minumlah teh hangat ini biar nggak masuk angin!" serunya lagi. Kuminum teh sebelum kunikmati rawon yang menggiurkan itu. Namun, aku tersentak saat aku merasakan teh tanpa gula, pahit. "Kenapa?" tanyanya saat aku berusaha menelan teh pahit itu. "Apa aku tidak meninggalkan gula saat aku pergi ke Jakarta?" gumamku.
1065.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang gula gula
Read
+Library
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Ia mendekati Bu Diwo. “Bu, pindah belanja, nih?” sindir Rara. Bu Diwo yang tengah mengambil dua kilo gula, menoleh. Bu Diwo jadi salah tingkah. “Eh, Bu Rara. Hanya mencoba-coba saja, kok. Saya sih tetap setia jadi pembeli di toko Ibu,” kata Bu Diwo seraya menyeringai malu.
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 264 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

sambutnya begitu aku duduk. "Ya, deh," ucapku penuh senyum semanis raja gula. Kami makan dalam hening, menikmati masakan Tia yang biasa saja, tapi cukup untuk mengenyangkan perut. Sesekali aku melihat Tia menyuapi makan Mas Indra, mereka terlihat bahagia, aku tak mau terbakar cemburu, aku pun harus mengeluarkan jurus ninjaku. Kakiku bertemu Kaki Mas Indra setelah memeriksa cukup aman, aku mulai membuat gerakan yang bisa merontokan keperkasaan Mas Indra.
1012.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 304 Beses bilang gula gula
Read
+Library
Gelora Hasrat Sugar Daddy

Gelora Hasrat Sugar Daddy

Sedangkan pria yang dikenalkan olehnya berusia 40 tahun, mereka terpaut 15 tahunan. Natasya mendengar cerita temannya di mana dia memiliki Sugar Daddy yang selalu memenuhi kebutuhannya, hanya saja dia harus selalu menemaninya, katakanlah saja dia mungkin menjual dirinya, hanya saja dia hanya melayani sugar Daddy-nya, bukan dengan banyak pria. Untuk itu dia melakukannya asal bukan suami orang, dan keberulan yang di kenalkan temannya adalah pria yang tidak beristri dan dia mencari wanita yang masih gadis.
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 240 Beses bilang gula gula
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status