Aku Menyerah, Mas!
"Kamu istri aku, jadi tidak dosa jika aku mencium, menatap, bahkan jika aku memeluk tubuh kamu. Kamu itu sudah menjadi kekasih halal aku, Nay."
Spontan dia menoleh menatap diriku, menghadirkan gelenyar aneh saat tanpa sengaja pandangan kami saling bertaut.
"Kamu jangan ngarang, Dilan," ucapnya pelan, seperti tidak bertenaga.
"Aku serius. Gus Azmi dan Mas Bram yang menikahkan kita berdua."
Aku mengambil ponsel dan menunjukkan foto yang sempat diambil oleh perawat, bahkan sekarang menjadi perbincangan hangat di sosial media.
Hot Chapters