MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN
katanya sambil tetap sibuk mengutak-atik mesin.
Azam, yang merasa namanya disebut, langsung menoleh. "Astaghfirullah, saya gak ngapa-ngapain, Gus! Saya cuma mau melamar, ya wajar kalau chat-an, kan?" kilahnya membela diri.
"Asal chat-nya gak berlebihan, ya gak masalah lah," sahut Boni, pemuda paling tampan di antara kelima dari mereka.