Pria milik 'ARANA'
Max melirik malas, memandang wajah merah yang kepanasan, jelas sekali jika Ana telah lama berdiri di bawah terik.
"Pipimu sudah gosong begitu. Ga ada gunanya alasan,"
"Hh?! Benarkah..." Ana tersentak, langsung menyentuh kedua pipi yang terasa panas.
Wajahnya tampak panik, menyayangkan kulit putihnya yang mulai terbakar.
"Barusan aku berbicara dengan Pak Wira,"
"Pak Wira?" Ana memiringkan kepala, bertanya polos sebelum teringat.
ตอนยอดนิยม