Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Ketika mendiamkan bukan cara yang dapat membuat sang istri sadar, maka memukul adalah jalan terakhir," jawab Umi Laila. "Syarat kedua, tidak mendiamkan istri selain di rumah, hal ini terdapat juga dalam dalil lainnya, yakni hadits riwayat Abu Daud dari Mu’awiah bin Jaydah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya “Dan janganlah engkau memukul istrimu di wajahnya, dan jangan pula menjelek-jelekkannya serta jangan melakukan hajr (mendiamkan istri) selain di rumah” (HR. Abu Daud no. 2142). Tidak baik mendiamkan istri hanya karena membenci sesuatu yang sepele, “Janganlah seorang suami yang beriman membenci isterinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai sat
9.544.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

Sementara telapak tangannya yang lain dengan mudah menahan kepala Angkara. “Ops…” suaranya ringan, nyaris terdengar main-main. “Maaf mengganggu kesenangan kalian. Tapi, ini jelas melanggar aturan perguruan. Ingatlah aturan pertama.” Ia menatap keduanya bergantian, lalu berkata lantang, “Jangan pernah bertarung sesama murid. Jika memang ada masalah yang harus diselesaikan, lakukanlah dalam bentuk duel resmi.”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

"Pertarungan berlangsung hingga salah satu pihak tidak bisa melanjutkan atau menyerah. Membunuh lawan dilarang keras. Jika ada yang melanggar aturan ini, akan didiskualifikasi dan dihukum." Ia menatap Kael dan Wei Fung secara bergantian. "Apakah kalian mengerti?" Kael mengangguk dengan tenang. Wei Fung juga mengangguk, meskipun tangannya yang menggenggam tongkat kayunya sedikit gemetar. Wasit itu mengangguk puas, lalu mundur ke tepi platform. Ia mengangkat tangannya tinggi-tinggi... Lalu menurunkannya dengan cepat.
1080.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Akhir Penantian Sang Calon Pengantin

Akhir Penantian Sang Calon Pengantin

Bu Fatma menjeda ucapannya. "Pertengkaran pasti akan kalian hadapi, tapi itu untuk mengajarkan kalian untuk bersikap dewasa. Kalau ada masalah dibicarakan baik-baik, dan jangan pernah lari dari masalah. Karena lari lari dari masalah, tidak akan bisa menyelesaikan masalah dan justru akan menambah masalah."
3.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

“Kalau udah besar aku juga pasti enggak akan gigit lagi, tapi tawuran!” “Astaghfirrullah, kamu tahu bahasa tawuran dari mana sih?” “Dari teman aku Yah, kalau mau perang petasan pas pulang tarawih.” “Sudah, sudah! Niat kamu memang benar Sayang, tapi tawuran itu enggak boleh, nanti bisa terluka atau kamu bisa melukai orang lain. Jadi, bagaimana bisa kita berangkat sekarang?”
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

“Tapi mestinya tidak bertengkar dihadapan banyak orang, dihadapan anak-anak juga, seperti barusan! Kalau kamu punya urusan pribadi dengan seseorang, jangan bertengkar di depan umum!” Fatimah masih bicara beberapa saat, memarahi Maryam, bahkan secara tidak langsung mengeluarkan ancaman akan memecat Maryam jika bertengkar lagi di sekolah, dengan siapapun. Karena status kepegawaian Maryam di TK itu masih dalam masa percobaan. Maryam cuma menunduk, sekali-sekali menjawab “Iya Bu, maafkan saya.” Tapi sesungguhnya dia tidak terlalu menggubris ucapan Bu Fatimah.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

ejeknya sambil tertawa. Di belakang, para santriwati itu menahan tawa. Halimah mengangkat tangannya, bersiap untuk menampar Clara. Namun, ia kembali teringat pesan ayahnya. Ia menggertakkan gigi, dan pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Lagipula, bukankah dalam Islam, orang yang marah dianjurkan untuk meninggalkan sesuatu yang memicu amarahnya?
10867 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
HASRAT TERLARANG SUAMI ORANG

HASRAT TERLARANG SUAMI ORANG

Dona Herlambang mendapatkan teror berupa poster bergambar wajahnya bertuliskan pelakor di kantornya. Teror itu datang bertubi-tubi hingga dia didatangi seorang wanita mengaku sebagai istri sah pacarnya. Dona tidak percaya begitu saja. Namun saat sedang bermesraan di sebuah rumah makan dengan pacarnya. sebuah fakta mengejutkan Dona terungkap. Apakah Dona akan bertahan menjalin hubungan dengan pacarnya saat ini atau justru tertantang menjalani cinta terlarang ini?
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Stuck In H2SO4

Stuck In H2SO4

tanyaku memutar ceramah yang mungkin saja ada lewat di radio. "Kewajiban istri yang baik tidak pernah menolak ajakan suam "Indahnya mahligai rumah tangga dengan berkah apalagi kalo di dalam nya "Anak yang sholeh ada dari kedua orang tua yang soleh. "Istri ingat ya. Ada hadits yang mengatakan barang siapa yang menolak ajakan suami berhubungan sampai suami tidur dalam keadaan marah. Maka malaikat akan melaknat nya sampai waktu pagi,"
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai hadits larangan bertengkar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status