Akibat Cinta Terlarang
Ali ingin melempar meja di hadapannya, namun dia masih berpikir jernih dan tak mau melukai Puspita.
"Kita hanya menunggu sidang, kau jangan berulah atau aku akan membuat hidupmu sengsara, jangan bangkitkan sisi kejamku Puspita!"
Puspita menelan ludah dengan jantung berdebar, mata Ali memerah pertanda dia tidak main-main dengan ucapannya.
Dengan tubuh lemas, Puspita meninggalkan Ali dia takut pria itu semakin marah, semua telah terjadi kini dia tak bisa mempertahankan pernikahannya.