Pemuda yang tidak terduga
”
Hans menganggukkan kepalanya dan tersenyum, kemudian berkata kepada mereka :” Saya pinjam Hendrik sebentar, ada perlu di sebelah, hayo, Hendrik, kita kesebelah dulu, baru nanti kamu makan disini, setelah makanannya siap.
“Pelayan , kamu siapin makanan yang mereka pesan, nanti biaya makan akan ditanggung oleh tuan Snowander, pemilik restoran ini, juga hotel ini.’ Kata Hans dan
Dia berbisik di telinga pelayan itu:” Kamu tahu, tidak? Pemiliknya itu adalah pemuda yang kamu mau usil ini.”
Mendengar itu, pelayan membelalakan matanya dan meringis
Hot Chapters