Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

Yang Jesatya tahu, kedai kopi ini milik sahabat baiknya Rena dan Regi dan mereka memang sering menghabiskan waktu di sini, apalagi di malam minggu. Jesatya pernah datang ke tempat ini beberapa kali. Jadi, ia cukup mengenal si pemilik kedai kopi yang bernama Hazel itu. “Hai, Bang Jesa!” Hazel langsung menyapanya ketika melihat Jesatya datang bersama Rena dan Regi. Ia berjalan menghampiri Jesatya dan mengangkat tangan kanannya untuk menyalami Jesatya. “Apa kabar?”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Dendam Istri Terabaikan

Dendam Istri Terabaikan

Ini sudah hampir masuk waktu makan siang, jadi tak heran jika Hans bertanya apa yang hendak Nida makan. "Mas kenapa hari ini nggak ke restoran?" tanya Nida, yang jujur saja merasa tak nyaman karena Hans sejak tadi tak mau menjauh darinya. Ia bahkan tak peduli dengan pertanyaan Hans sebelumnya. Hans memang memilik restoran yang cukup besar dan terkenal. Restoran tersebut juga sudah memiliki dua cabang, yang salah satunya berada di luar kota. Dari ketiga restoran itu lah Hans mendapatkan penghasilan yang lebih dari cukup untuk memanjakan kedua istrinya dengan limpahan materi.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
My Sugar Mommy

My Sugar Mommy

Pertanyaan Sarah yang diajukan kepada laki-laki yang duduk tepat di depanku. Hans masih sibuk dengan komputer yang dipegangnya. Belum ada jawaban. Setelah beberapa saat, Hans mengangkat wajahnya yang ganteng. Bergantian dia menatapku dan Sarah. Ada pandangan yang menukik seolah menembus tulang. "Caffe ini sasaran utamanya adalah kaum muda. Jadi Pram cocok untuk ditempatkan di sana. Lagian dia bisa berinovasi dengan menu asing yang sudah dia pelajari."
9.2210.5K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as hans cafe lahat
Show Reviews (56)
Read
+Library
Mini Yuet
Halo para readers. Alhamdulillah aku sudah menyelesaikan novel ini. Terima kasih atas partisipasi kalian untuk mengikuti kisah Pram dan Sarah. Terima kasih juga para readers yang telah memberikan kritik dan saran. Kalian adalah semangatku. Untuk 5 rengking teratas Silahkan cek IG saya Yuet Mini.
Felix Mantiri
cerita bagus penuh Drama, Romantis.. tapi sayang tidak selesai.. masukan aja.. kalau novel belum selesai jangan di posting.. membuat pembaca kecewa karena tidak sampai Ending ceritanya.. Terima kasih.
Read All Reviews
Luka Mila

Luka Mila

“Yaudah.” Hans pun melambatkan laju mobilnya ketika melihat sebuah café. Lalu memarkir kendaraannya. Tempat itu tampak tidak terlalu ramai. Ada beberapa orang sedang berdiskusi, ada juga yang sendirian dengan laptopnya. Hans memilih duduk di pojok. Lalu dengan santai melihat-lihat menu. “Pesenin deh, Mil. Gue apa aja terserah lo,” kata Hans seraya menyodorkan menu.
10906 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Berbagi Pilar

Berbagi Pilar

ucap Ninet ketika pramusaji tadi meletakkan cangkir yang berisi latte panas pesanannya ke atas meja. Hans pun langsung menikmati pesanannya, kopi alpukat tanpa gula dengan tambahan es batu. "Aku yakin kamu akan terkejut kalau tahu apa maksud dan tujuanku ngajak bertemu." ucap Ninet. Seketika Hans berhenti menyeruput minumannya, "Bukannya kamu kangen sama aku, Net?" Hans berusaha serileks mungkin dengan bergurau.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Menantu Tak Ternilai

Menantu Tak Ternilai

Hans kemudian berdiri dan menyiapkan diri dengan mengenakan baju dan celananya, lalu dia melangkah keluar apartemen. Kali ini dia tidak menggunakan sopir untuk berpergian karena dia sudah hafal dengan jalan protokol yang biasa lewati menuju ke hotel Aurora, ke perusahaan Mondlicht Branchen Indonesia, dua perusahaan milik Alexa maupun ke perusahaan Besta milik Anastasia. Di dalam perjalanan, dia melihat sosok Charlie sedang berada di samping mobil yang terparkir di pinggir jalan. Hans pun kemudian langsung berhenti di depan mobil Charlie.
8.130.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Belenggu Cinta Sang Billionaire

Belenggu Cinta Sang Billionaire

Maya sangat malu kalau sampai Hans tahu dirinya melihat pria itu. Tak berselang lama, mobil yang dilajukan Hans mulai memasuki salah satu restoran Padang yang terletak di Kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Well, mobil Hans telah menyita banyak perhatian. Pasalnya Hans menggunakan mobil sport untuk mengantar Maya. Dan Maya sendiri menjadi canggung kala banyak mata yang menatapnya dan menatap Hans kala mereka turun dari mobil. “Selamat siang, Tuan, Nona.” Sang pelayan menyapa dengan sopan Hans, dan Maya yang memasuki restoran.
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as hans cafe lahat
Read
+Library
HATI ADINDA

HATI ADINDA

Hanan memecah keheningan Adinda yang diam sedari tadi. “Hemmm..belum tahu Mas, mungkin rabu depan, mas pulang kapan?” Hanan yang menyeruput minumannya tersenyum, “Lusa tamu-tamu pulang.” “Eh iya Mas, ini tidak masalah ya kemalaman? Padahal janjinya kan sampai sore aja.” “Ada banyak yang menghandle tidak masalah.”
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 750 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Istri Bookingan

Istri Bookingan

Semua mata binal pun tertuju kearah dada Mistha yang hanya tersintal renda lingeri selutut itu. "Barang baru?" tanya Hans pelanggan setia Lugitha. Lugitha mengangguk tanda meng-iya'kan pertanyaan pria hidung belang satu itu. "Berapa?" tanya Hans. "Gratis, khusus buat lo!" jawab Lugitha sembari menatap sinis kearah Mistha. Hans, tersenyum simpul. Mengarahkan gelas berisi brandy itu kearah Lugitha, tanda membuat persetujuan. Cheers!
106.3K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
Suamiku ternyata seorang Intel

Suamiku ternyata seorang Intel

Atau mungkin, ia hanya ingin menikmati waktu bersama suaminya tanpa dibayangi prasangka. Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya mobil berhenti di depan sebuah restoran Korea yang cukup mencolok di antara deretan ruko. Bangunannya bergaya modern minimalis dengan sentuhan khas Korea,lampion kecil tergantung di sepanjang kanopi, dan di bagian depan terpampang papan nama beraksara Hangul yang elegan, dengan tulisan kecil di bawahnya: "Hansik Story – Korean Authentic Food." Arga mematikan mesin mobil, lalu menoleh ke Vita. “Sampai.”
101.2K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as hans cafe lahat
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status