Adikku Penghancur Rumah Tanggaku
Hanya ada satu hal yang pasti: ia tidak akan kembali.
Di ujung jalan, ia melihat sebuah halte bus yang kosong. Dengan sisa-sisa tenaga, ia menyeret kopernya ke sana, lalu menjatuhkan diri di bangku. Dinginnya malam menusuk hingga ke tulang. Tubuhnya gemetar hebat, bukan hanya karena kedinginan, tetapi juga karena syok dan kehancuran yang mendalam. Ia menatap ke arah rumahnya, yang kini tampak seperti istana yang dikuasai musuh. Lampu-lampu di dalamnya menyala terang, seolah merayakan kehancurannya. Dania, pasti sedang tertawa di dalam, mengenakan gaun tidurnya.
ตอนยอดนิยม