Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca
"Apa kesenanganku penting bagimu? Kalau kamu hanya mau menghibur tuanmu, maka nggak perlu mementingkan hal itu. Aku tahu kamu nggak tulus untuk berada di sisiku. Kamu setiap hari menghitung jumlah hari kamu di sisiku. Sekarang masih ada 22 hari, jadi bertahanlah, sebentar saja juga berlalu."
Nada bicara Hendra yang dingin dipenuhi dengan penghinaan.
Wajah Sisca mulai memucat, dia berkata, "Aku hanya ingin berdamai bersamamu dan membuat satu sama lain bahagia. Apa nggak boleh?"
Mereka berdua saling membelakangi.
Hendra tertawa sambil berkata, "Membuat bahagia? Lalu? Kamu masih mau kembali ke Kota Sela. Sisca, apa ini arti bahagia menurutmu?"
Bab Populer