Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Perempuan itu bersandar di kursi, jemarinya mengetuk meja pelan. "Sudah berapa lama kamu menikah dengan Neil?" "Sebulan lebih, Mama." Lucy melihat Helen tampak tidak senang. Sementara Jasmine pura-pura tidak mendengar. "Sebulan lebih," ulang Kathy. "Dan sampai sekarang aku belum mendengar kabar bahagia dari kalian. Kapan kamu akan hamil, Lucy?"
5.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Lo… bahagia, Ra?” “Mm, gue bahagia, Rom.” Cintara tersenyum lalu sesekali menoleh ke arah pantai. “Gue baru seminggu nikah sama Dante, sih. Dan gue bahagia.” “I’m happy, Ta. Gue minta maaf kalau gue punya salah sama lo, ya? Gue masih ingat kalau terakhir kalinya kita ketemu, omongan gue sama sekali nggak baik. Gue menyesal, Ta. Sorry, ya…”
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

“Oh ya, semalam kamu kemana? Kata Sekar kamu baru pulang tengah malam.” “Sahabat aku nikah, Mas. Aku ke pestanya. Maaf banget nggak kabarin, ponselku rusak. Tapi aku udah minta Mbak Sekar buat ngabarin kamu. Dia bilang nggak?” suara Amara lembut, dibuat penuh manja. Sekar, yang mendengar dari ruang tengah, melirik sesaat. Lalu kembali bersikap seolah tak peduli.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
MENGGENGGAM PERIH MENIKAHI TAKDIR

MENGGENGGAM PERIH MENIKAHI TAKDIR

"Sudah, Pak Azzam. Saya mendapatkan banyak informasi." Aku menyandarkan punggung ke kursi, menunggu penjelasan lebih lanjut. "Ternyata benar, Arka sudah menikah dengan Fitri, adik kandung Ivana. Sekarang istrinya sedang hamil, dan mereka mengelola sebuah kafe kecil," jelasnya. Aku menghela napas, mencoba memahami situasi ini. "Terus, kamu juga mendapatkan bukti tentangnya, kan?"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Suasana hajatan di rumah kak Karin cukup ramai yang datang. "Aisya, apa nggak ada lagi laki-laki yang mau sama kamu? Pasti mereka takut kena sial juga, seperti Arman," ucapnya lagi, kemudian ia terkekeh. Apa yang lucu, memang sepertinya wanita ini mencari ribut. "Aisya akan segera menikah kok! Saya calonnya." Mas Azzam bersuara dari arah belakang. Aku sedikit terkejut, namun segera kucoba menetralkan degup jantung yang mulai tidak karuan ini.
10100.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Ucapan Arsha terjeda, ia menundukan kepala. “Dan apa?” Kama menunggu kelanjutan cerita Arsha mengenai pernikahan impiannya. “Dan ... dilaksanakan di ... Hawai.” Kama nyaris merotasi bola matanya. “Apanya yang sederhana kalau dilakukan di Hawai,” sindir Kama yang hanya bisa ia utarakan di dalam hati. Pasalnya Kama memiliki keluarga besar, apalagi keluarga dari pihak Neneknya jika di hitung, keluarganya saja bisa seRT, belum keluarga Arsha beserta keluarga Om-omnya yang banyak itu.
1059.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Cinta Lama Kembali Setelah Pernikahannya Usai

Cinta Lama Kembali Setelah Pernikahannya Usai

’ gumam Arya di dalam hatinya seraya tersenyum tipis. “Kalau menikah lagi, Mbak Asma masih ada keinginan enggak?” tanya Laila lagi. Asma tersenyum lebar mendengar pertanyaan Laila. Dia heran pada semua orang, dia baru saja melahirkan tetapi semuanya menanyakan tentang pernikahan dirinya. “Kalau memang Allah masih memberikan jodoh, kenapa enggak!” Asma menjawab dengan sedikit tertawa.
1016.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Pernikahan Warisan

Pernikahan Warisan

aku Harris mengulum senyum, sementara Asha terbahak puas. Acara selanjutnya, tentu saja menghabiskan malam dengan gairah asmara yang menggelora. *** Asha bergegas menutup pintu rumah dan menguncinya rapat saat Harris tengah menata sebuah koper hitam miliknya dan sebuah koper ungu muda milik Asha. Mereka juga membawa satu ransel pungung yang di isi peralatan elektronik ke dalam bagasi taksi milik mang Ahmad. Harris sudah sangat akrab dengan pria paruh baya yang selalu sopan dan ramah itu. "Ah, akhirnya kita liburan juga ya, Mas!" ujar Asha sesaat setelah masuk ke dalam mobil. Asha benar-benar tak bisa menutupi kebahagian yang terus-menerus terpancar dari wajahnya. "Selamat hari ulang tahun pe
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Azmi mendesah, kenapa dua orang itu senang sekali mengganggunya? “Assalamu’alaikum Azmi, gimana kabarnya?” “W*’alaikumsalam, baik Zai. Kamu gimana kabarnya?” Azmi mencoba berbasa basi. “Alhamdulillah baik nih. Oh iya, sebulan lagi aku mau nikah sama Ning Ulya. Kamu kenal, ‘kan?” “Gak. Cuma sekedar tahu. Ning Asal Jember, ‘kan?”
9.926.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 757 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Lalu mengulas senyum untuk menyembunyikan badai di hatinya. “Tidak apa, Tuan. Aku senang bisa membuatmu merasa bahagia.” “Katakan, apa kau tidak bahagia?” tanya Hilbram seolah memastikan ucapan Ayesha bukanlah sebuah kebohongan semata. “Bahagia, Tuan. Aku bahagia sekali menikah dengan pria seperti Anda. Terima kasih sudah membuatku tahu bagaimana rasanya bahagia.” Ayesha memeluk Hilbram dengan erat.
1026.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai happy asmara sudah menikah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status