Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kesayangan Mafia

Istri Kesayangan Mafia

balas Arkana tidak mau kalah sambil mengelus kepemilikannya yang masih menegak. “Dasar messsuuuummmm!” Zara mendorong kepala Arkana hingga wajah pria itu mendongak sambil tergelak kencang. “Sejak kapan tatto itu ada di sana?” tanya Zara ingin tau. “Udah lama, waktu kamu masih kuliah di Singapura ... aku berjam-jam di mobil nungguin kamu keluar apartemen ... tapi kamu enggak keluar juga, aku enggak mau sia-sia dateng ke Singapura, harus ada yang aku bawa pulang ke Amerika ... kebetulan enggak jauh di sana ada seniman tatto trus aku tatto inisial nama kamu di sini.” Arkana menunjuk tatto itu membuat Zara menggerakan mata ke sana dan otomatis milik Arkana juga terjangkau oleh indera penglihatan
1086.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Asmara Terlarang di Kereta Api

Asmara Terlarang di Kereta Api

Bagian bawahku sudah mulai basah kuyup sekarang. Dengan wajah memerah karena panik, aku berkata, "Yoga, lepasin aku ...." Laki-laki bertubuh 190 cm dengan otot di sekujur tubuh ini bernama Yoga. Dia adalah pacar sahabatku saat ini. Sekarang dia mengelola sebuah gym. Orang-orang di stasiun berlalu-lalang, posisi kami yang berpelukan erat ini sudah mulai menarik perhatian banyak pejalan kaki.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

ujar Salma sambil memberikan teh hangat ke depan Rio. “Alhamdulillah, rejeki dari Mbah Buyutku masih ada. Sekarang aku mau buat kost di pinggiran Jakarta,” jawab Rio dengan bangga. “Keren banget Mas. Kalau bisa, aku juga pengen kerja sama kamu aja. Di Taiwan kerjaannya berat banget, walaupun bayarannya banyak tapi biaya hidup juga banyak disana,” ucap Salma sambil melihat mata Rio dengan tatapan yang mendekatkan. “Aku bisa bantu apa saja lho Mas, mulai dari merawat kost sampai yang lain…”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

"Semua janji yang kita buat dulu. Kita selalu membayangkan masa depan bersama, Ain. Kita membayangkan bahwa Asmaraloka—tempat di mana kita semua bisa bersama, di mana kita tidak perlu berjuang lagi—akan menjadi kenyataan.” Ain mengangguk pelan, matanya penuh dengan penyesalan yang dalam. “Asmaraloka…” gumamnya, mengingat kembali kata-kata itu yang dulu begitu indah. “Tempat yang kita ciptakan dalam imajinasi kita. Tempat di mana tidak ada pengkhianatan, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Tempat di mana cinta kita bisa tumbuh tanpa halangan.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Asmara Ghina

Asmara Ghina

"Iya." Ghina sudah menyelesaikan piket ditandai dengan ia mengembalikan peralatan kebersihan ke tempatnya. Kantong plastik yang semua mengonggok di atas meja mulai ia raih. Ghina duduk untuk meregangkan otot-ototnya. Niat untuk segera pulang ia urungkan, ia ingin menikmati es krim dari Reza sebelum meleleh. "Kebetulan banget dia ngasih es krim rasa tape ketan. Suka, deh," gumam Ghina yang senyum-senyum sendiri. Es krim dengan varian tersebut memanglah favoritnya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hahaha. Kamu benar-benar lucu.” Perasaan Amara semakin masam. Dia tidak mengerti apakah Andrew sadar dengan penolakannya atau pria itu pura-pura tidak menyadarinya? Jelas sekali Amara secara terang-terangan menunjukan keenggannya untuk berurusan lebih jauh dengannya. “Sore nanti apa kamu memiliki acara? Aku ingin mengajak kamu menonton.” Andrew kembali bersuara. Amara menghela nafas. Orang seperti Andrew ini adalah orang yang paling dia hindari. Sangat naif dan egois. Bersikap seolah-olah semua akan dia dapatkan.
376 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

sapa seorang tua dengan baju berwarna kuning yang tiba-tiba muncul membawa beberapa tanaman di tangannya. “Siapa kau! Di mana Ndoro Ayu!” “Ha ha, Ndoro Ayumu aman. Kau harus sembuh dulu baru bisa melihat Ndoro Ayumu. Dia memang cantik sih, wajar bila kau jatuh cinta!” “Jangan Ngaco kau, di mana... uhuk uhuk,” Braak! Mbayang sang pemuda perkasa itu kembali pingsan
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Terjebak Asmara Tuan Argen

Terjebak Asmara Tuan Argen

Ana membasuh wajah Argen dengan air. "Hehe, besok kan hari pernikahan Kak Gara dan Kak Rene kita nggak akan punya waktu Kak, ayo siap-siap sekarang." Walaupun malas akhirnya Argen menyambar sikat giginya juga. Mereka memang tidak akan melihat matahari terbit dari vila, karena ternyata berdasarkan informasi dari para pelayan vila mengatakan ada lokasi yang jauh lebih indah untuk melihat matahari terbit. Memang perlu berjalan sekitar lima belas menit naik ke arah perbukitan, tapi matahari terbit dari sana sungguh indah dan memancarkan cahaya keemasan, hingga semua rasa lelah berjalan akan terbayar.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

lanjut Talitha. “Masih, Kak. Aku turun di minimarket depan itu aja, deh.” Amara menunjuk ke sebuah bangunan dengan logo khas berwarna merah di sebelah kiri jalan. “Lho, kok? Ikut makan dulu, Ra. Aku nggak enak, nih, udah bikin kamu nunggu tadi,” bujuk Talitha.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

Cherry Blossom. "Tato baru?" gumam Sasa menghentikan kecupannya sejenak. Tato itu ada di bawah dada, perut kanan bagian samping, sederhana sekali tapi penuh makna. Sasa sampai menganga karena saking tersanjungnya. "Aku bikin ke orang yang pinter tattoo art di camp OKB, ada yang punya keterampilan itu," cerita Badai. "Asal bukan cewek aja itu orang," desis Sasa cemburu.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tatto happy asmara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status