Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

"Apa yang kau bawa, Harry?" "Mr. Henderson baru saja pulang dari Indonesia, Maam. Sepertinya, beliau akan hadir di acara launching book." "Lalu?" "Saya sudah memastikan Mr. Henderson menerima undangan Re-wedding dari Anda. Dan dia sangat marah, jadi ada kemungkinan ia akan menemui Anda dalam waktu dekat."
106.9K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

ujarku dia mengangguk, sedikit aku tersenyum dan berkata. “Apa kamu sudah baikan sekarang? Sudah ya kamu jangan murung lagi.”desisku dia tersenyum hambar dan kembali terdiam sejenak seolah memikirkan sesuatu yang tengah bersarang di benaknya. Walau aku tidak tau apa itu tapi yang pasti Arumi tengah memikirkan sesuatu untuk menjatuhkan Azzam. Keesokan harinya kami kembali ke Jakarta dan tentunya kami kembali bersikap professional, 3 hari ini tidak terlalu berkesan, harapan akan liburan indah tidak berjalan dengan baik.
1020.4K viewsOngoingAdded to Library 715 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Kami semua tertawa melihat Nada yang cemberut. ***** "Kamu bahagia?" tanya Mas Azzam sambil memegang erat tanganku. Huft, udara Korea dingin sekali, soalnya sudah masuk musim dingin. Tumpukan salju juga sudah nampak dimana-mana. "Banget. Eh ... gak papa ini ninggalin Azmi sama Nada?" "Gak papa, kan ada Jamal." "Kalau Azmi sama Nada pengen jajan gimana?" tanyaku.
9.9125.0K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

Sedangkan wajah Dokter Marzuki tampak keruh. "Oh, jadi mas Azzam ini adalah tentara?" tanya Pak Jaka menatap Azzam dengan ekspresi wajah yang sukar ditebak. "Iya. Alhamdulillah. Saha baru tamtama, Pak." Azzam tersenyum dan mengangguk kan kepalanya dengan sopan. "Berapa umur mas Azzam?" "Dua puluh satu tahun, Pak." Pak Jaka tampak manggut-manggut. "Rencananya bagaimana dengan Laila dan Amelia nanti setelah sampai di Surabaya?"
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Selang beberapa waktu, Hazeema telah melupakan kekesalannya pada Alaya dan terlihat asyik memilih cendera mata yang diinginkannya untuk dibagi kepada teman-temannya sepulang dari Paris nanti. Duduk di sebuah bangku yang disediakan si pemilik kios souvenir, Amisha memijat betisnya yang terasa pegal dan berat. Keringatnya bercucuran membasahi pinggiran jilbab di wajahnya. Zain menatap Amisha dengan pandangan iba. Terlebih ketika warna muka Amisha yang semula bersemu merah karena sengatan panas berubah pucat. Diliriknya kantong belanjaan yang berada di tangannya.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Beberapa pernak-pernik lain juga ada di dalamnya. Namun, yang paling menarik perhatiannya adalah sebuah amplop yang ternyata berisi kartu dengan logo Jasmine Garden Boutique. Utari tak sabar untuk segera membaca isinya. Yang Terhormat Bu Utari, Maafkan kami hanya bisa mengirimkan ini. Saya siapkan agar Ibu tidak perlu repot-repot menghadapi acara pernikahan Amara dan Bram minggu depan. Untuk berbagai urusan lainnya, izinkan orang-orang saya yang mengaturnya. Semoga Bu Utari menyukainya.
1019.7K viewsCompletedAdded to Library 629 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

timpal Hezki. “Amin,” sahut semua orang serentak. Matahari terus naik ke atas langit, menerangi Pulau Asu dengan sinarnya yang hangat. Lia, Sera, Mira, Edu, Ronald, dan Hezki, mereka berenam, tetap berdiri di tepi pantai, menikmati momen yang indah ini. Semuanya merasa terinspirasi dan penuh semangat untuk menjalani hari yang baru.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

Itulah yang terjadi pada Bella dan Ain, baru beberapa menit berjemur, mereka sudah meneduh kembali, ke restoran, memesan makanan dan beberapa cemilan khas Arab. Cuaca hari itu sangat cerah, Bella mengambil beberapa foto untuk di unggah dimedia sosial -tentunya tanpa menampilkan Ain disini, karena hubungan mereka masih backstret- viewnya sangat keren dan romantis, pemandangan langsung ke arah laut lepas. Disisi pantai yang membentang luas, dengan pasir putih halus, terdapat gedung menjulang tinggi dengan gaya separuh kubah tidak sempurna, itulah gedung Burj Al Arab, tempat Ain dan Bella menginap.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

Buru-buru dia mengambil gayung dan menyirami tanaman di taman. Melihat sikap panik Lastri, Parjo justru tersenyum licik. Dia sudah mulai membayangkan hal-hal nakal yang akan dia lakukan pada Lastri malam nanti. Janda muda bertubuh sintal yang lama dia idam-idamkan itu, sebentar lagi akan bisa dia rengkuh sepuasnya. “Kenapa kau senyum-senyum sendiri, Jo!” tegur Anjani membuyarkan lamunan nakal Parjo. Lelaki yang selalu kena damprat istrinya di rumah itu langsung gelagapan.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

Walaupun butiran peluh tampak bercucuran membasahi pakaiannya, pancaran aura optimis dari wajah pria matang itu tidak bisa disembunyikan. “Waaahh... wajah Om tampak sumringah sekali hari ini. Apakah misinya sukses besar?” canda Paman Ambak menyambut kedatangannya di parkiran desa, di halaman rumah warga lokal. “Alhamdulillah, semuanya lancar, Paman. Kita bisa langsung bertolak kembali ke Banjarbaru sekarang juga,” kata Bhaskoro tak mau buang-buang waktu.
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 582 Times as happy asmara zaujati
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status