Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Si Mesum Jatuh Cinta

Si Mesum Jatuh Cinta

’ “Yang rasa kopi, atau mocca juga bisa. Aku tidak suka yang manis-manis.” “Oh, kalau yang itu, ada disana, ayo saya tunjukkan.” Mereka berjalan bersama, Saga mengikuti dari belakang. Dillo dan Izzati memperhatikan mereka berdua. “Nah, ini dia. Disini kue dan roti yang rasa cokelat juga mocca, ada juga campuran dari dua rasa itu. Silahkan anda pilih.” “Ya, terima kasih.”
9.3178.8K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as happy mocca
Read
+Library
SUNNY

SUNNY

Bahuku terasa disentuh, Mama memanggil namaku "Sunny... Sunny bangun ayo sarapan" Ku buka mata cepat ku hapus air yang mengalir di pipiku. "Hi, udah kesini aja pagi-pagi. Emang di bolehin sama Mamanya mbak?" "Aku ada kegiatan di kampus. Ini aku bawa sarapan , ada roti selai coklat sama nasi bungkus. Maaf ya cuma itu aja". aku menggeleng "Aku sarapan roti selai coklat doang udah cukup kok. Lagian gak biasa sarapan nasi kalau pagi. Ntar nasinya aku makan buat siang aja" Ku tambahkan senyumanku sambil menghadap ke Mama.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as happy mocca
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

jika mungkin dia tidak pernah bisa kembali maka dia tidak bokeh berakhir menyedihkan di dunia ini karena ketidaktahuannya. Pada tengah hari, Centaur itu membantunya memetik beberapa buah di hutan untuk dimakan dan juga mengatasi rasa haus. Buah ini berwarna orange cerah dan juga ada yang sedikit kecoklatan, ukurannya hanya sekitar satu genggaman tangan dan berbentuk bulat.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as happy mocca
Read
+Library
Kecupan Panas sang Mafia

Kecupan Panas sang Mafia

Seketika hening, bahkan sang MC sempat terpaku beberapa detik sebelum akhirnya berseru, "200 juta dari pria angka tujuh! Ada yang berani melawannya?" Beberapa orang berbisik-bisik, namun tak ada papan yang teracung untuk melawan penawaran dari Max. Setelah memastikan bahwa tak ada yang menawar lebih tinggi lagi, MC mengumumkan "Ya! Pemenangnya adalah pria dengan papan nomor tujuh! 200 juta untuk Jasmine si Jelita... SOLD!"
101.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as happy mocca
Read
+Library
Om Sweet Om

Om Sweet Om

Sepuluh menit semuanya selesai. Nero meletakkan dua mangkok besar di meja makan. Mata Tania berbinar-binar melihatnya. Asap panas mie yang masih mengebul membuatnya kalap. Dia makan dengan lahap. Dua porsi indomie rebus habis dalam sekejap. Tania menambahkan banyak cabai di dalam kuahnya. Sehingga beberapa kali mulutnya berdecap karena kepedasan.
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as happy mocca
Read
+Library
Koma

Koma

Aku memasang benda itu ke HP dan terputarlah sebuah video dimana Oja menangis karena didorong adik cowoknya yang masih ingusan ke bawah derasnya hujan. "Enaknya disebarin kapan ya," aku menakut-nakuti Oja yang masih menatap HP ku meski sudah kumatikan. Hahaha, rasain kemenanganku. "Emmm, nanti aja deh abis putus." "Eh, jangan jangan. Gak jadi putus deh," cegah Oja terlihat ketaakutan. Aku tersenyum penuh kemenangan, menatap wajah Oja yang ketakutan. Aduhhh, senangnya lihat musuh menderita.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as happy mocca
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Namun, malu dan takut menghantuinya terus. “Duh, padahal Bibi teh bawain kopi, nih!” Khaira menatap nanar cairan kental dalam cup berukuran large yang disodorkan Bi Ocih. Dari warnanya yang tidak terlalu pekat, Khaira mengenalinya sebagai moccacino latte. Salah satu varian kopi yang paling banyak digemari di kedainya setelah cappucinno dan caffe latte.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as happy mocca
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
MAWAR

MAWAR

Tok Tok Mawar langsung tersentak, dia berlari menuju ranjang kembali, memposisikan nampan makanan di pangkuan seperti semula. "Berusaha untuk kabur, heh?" Mawar langsung mendongak dan menatap Nico dengan pandangan tidak bersalah. Nico berdecak melihat ekspresi itu, "ck. Kau lihat itu?" tunjuk Nico pada benda yang tidak asing di mata Mawar. "Cctv itu tersambung ke ponselku," ucap Nico sambil mengangkat ponselnya. "Apa-apaan kau, keparat!" Mawar sontak berteriak, kedua tangannya mengepal.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as happy mocca
Read
+Library
Hot Mother

Hot Mother

Setelah memastikan wajahnya sudah kembali normal. “Baiklah kita turun!” . . . . . Nicholas membawa Sofia duduk di salah satu sudut Coffee Shop itu. Coffee Shop yang memiliki desain minimalis serta interior kayu menambah kesan tersendiri bagi pengunjung di sana. Konsep semi bar yang ada di Coffee Shop itu membuat kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung. Mesin espresso La Marzocco Strada tampak menghiasi bar mereka. Nicholas langsung memesan 2 gelas hot cappucino untuk mereka nikmati.
1051.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as happy mocca
Show Reviews (65)
Read
+Library
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, semua. Terima kasih kepada para pembaca setia dari buku-buku aku. Kali ini aku datang dengan cerita baru lagi. Jangan lupa mampir ke profil aku, atau bisa langsung cari judul "Dekapan Panas CEO Arrogant" di kolom pencarian. Terima kasih, dan selamat membaca
Read All Reviews
Duka Cita

Duka Cita

“Tapi, aku pengen kerja yang lain. Nantilah, sambil cari-cari kerjaan yang menantang.” “Oia, Mas, aku sekalian mau minta tolong,” kata Cita hanya diam dan melihat sang mami mengambilkan lauk untuknya. “Bisa tolong cariin mobil, nggak? Model SUV, budget dibawah 100. Merek apa aja, yang penting mesinnya masih bagus dan nggak rewel. Sama, yang spare partnya gampang dicari.” Sandra menepuk pelan punggung tangan Cita. “Kan, Mami sudah bilang, nggak usah ngerepotin Arya.”
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 909 Times as happy mocca
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status