Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

'Oh, poor Silvya! "Okay, Jim! I'll treat her well as your command, my friend!" Hati Bill seperti melonjak kegirangan. "Good! Ok then, bye!" Tutup Jim. Bill melompat senang setelah panggilan Jim ditutup. 'Yes!!' Ia mengepalkan tangannya seperti orang menang undian.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as happy moments
Read
+Library
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

Rara membulatkan matanya, ia melirik kalender yang berada di nakas. Rara benar – benar lupa! Hari ini adalah hari ulang tahunnya! “Semoga hal – hal baik terus berdatangan ke kamu ya…ibu berharap kamu sukses dan yang paling utama kamu bahagia,” kata Bu Unike. “Rara lupa hari ini ulang tahun, makasih ya bu do’a nya,” Rara tersenyum bahagia. “Ya ampun sayangg, sama – sama. Ibu gak sabar ketemu kamu, “ Bu Unike terdengar bersemangat.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as happy moments
Read
+Library
Sometimes Happy Sometimes Sad

Sometimes Happy Sometimes Sad

"Loh, Bunda? bikin Axel kaget aja. Kapan datang?" Rasa terkejut dicampur dengan rasa senang bagi Axel. Pasalnya karena kesibukannya di kantor, Axel jarang sekali mengunjungi rumah Hana. "Satu jam yang lalu. Kejutan bunda gagal dong. Niatnya mau buatkan makan malam untuk kamu." Axel memeluk Hana. Ia begitu merindukan bundanya. Hanya Hana lah yang ia punya. Beberapa menit kemudian, Axel melepas pelukan tersebut dan mencium pipi Hana.
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as happy moments
Read
+Library
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Tapi, semua orang bergembira di acara sakral itu, begitupun kedua mempelai yang terlihat bahagia. Akhirnya, usai sudah acara tersebut tepat pukul sepuluh malam. Tamu yang hadir pun sudah pulang ke rumah masing-masing. Yang tersisa di sana hanya kedua mempelai beserta keluarga, para pelayan, bagian wedding organizer serta kru yang membantu. "Kakek, aku akan membawa Nona Xia, umm ... maksudku Lien'er pulang ke rumahku!" Zhang Yuze berkata sambil melirik Xia Lien di sampingnya.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as happy moments
Read
+Library
Happy Ending

Happy Ending

Ujar sambil menetap bibi Harry yang duduk dibawah dengan memberikan pijatan – pijatan kecil pada kedua kakiku. “Teman, nona ada teman baru. Wah, saya berpikir nona bekerja seharian.” Tamara menggeleng pelan lalu menyandarkan tubuhnya dengan perasaan penuh kelegaan. *** Sekali seumur hidup Tamara juga harus merasakan kepuasan dalam hidupnya, bisa pulang dirumah dengan hati yang tenang setelah seharian ia melewati banyak hal – hal yang baik. Jika terus seperti ini siap pun hanya akan merasakan tenang dan bahagia dalam hidupnya, karenanya Tamara sanggup tersenyum penuh menatap pantulan cermin meja riasnya sambil terus mengeringkan rambutnya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as happy moments
Read
+Library
Dear Joy

Dear Joy

Katanya, sih, untuk memulai perjalanan hidup yang baru. Kebahagiaanku rasanya akan lebih lengkap bila hari ini juga ada seorang gadis yang melaluinya. Entah bagaimana perasaan orang tua Joy sekarang. Ini adalah tahun-tahun di mana teman sebayanya akan mulai wisuda satu per satu. “Mama … sudah … sekarang ayo kita berganti pakaian dan mulai makan,” ajakku.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as happy moments
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Karna harapanku adalah aku menikah setelah orang tua dan adik ku sudah merasa hidup dengan penuh kecukupan. Aku selalu merasa bersyukur meskipun aku hidup penuh dengan kekurangan, tetapi bagiku memiliki keluarga yang lengkap dan orang tua yang sangat menyayangiku membuat aku merasa bahagia. Bagiku harta yang paling berharga ada keluarga. Tetapi semua awal kesedihan di hidupku di mulai, saat kedua orang tua ku pergi meninggalkan aku dan adikku untuk selamanya. Kedua orang tua ku mengalami kecelakaan di alas roban ketika dalam perjalanan ke Pekalongan untuk menghadiiri acara pernikahan tanteku, adik dari Ibu ku.
2.4K viewsOn holdAdded to Library 58 Times as happy moments
Read
+Library
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

"baiklah ... baik." Akhirnya Honor memesan makanan. Mereka—Charity, Verice, Candid dan Honor—tipe murid populer yang menempati meja yang ada di tengah walaupun Charity tidak menyukainya apa boleh buat temannya tiap hari mengajaknya duduk disni. "Halo Baby Hunny!" pekik seseorang pada Charity dengan girang, dia adalah tunangannya. "Apa?" ucap Charity ketus.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 269 Times as happy moments
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Tanya Olin dengan raut wajah yang sulit dijelaskan. "Apa Ayah terlihat sedang bermain-main ? sejak kapan Ayah bisa bermain dengan perasaanmu selama ini, gadis manis" timpal Handoko kemudian menyentil kening Olin pelan. "Ayah, terima kasih" teriak Olin penuh semangat. Dipeluknya pria paruh baya itu dengan tenaga yang kuat. Olin tidak peduli jika Handoko akan kesulitan bernafas karena pelukannya, Olin hanya merasa bahagia sekarang, dan dia ingin Ayahnya tahu dan ikut merasakan perasaan bahagianya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as happy moments
Read
+Library
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

Cukup yang sudah terjadi dan jangan sampai terulang kembali dalam bentuk apa pun. No excuse! "Hello, Hill!" Om Frank menyapa dari balik pembatas ruangan, "Are you happy today?" Segan, aku membelokkan langkah ke ruang keluarga. "Hello, Om. Ya, Hill bahagia dan Om Frank?" Bagaimana tidak bahagia? Sebentar lagi aku akan pulang dan bertemu dengan Mama. Kami akan melanjutkan perjuangan hidup bersama-sama. Uta dan anak-anak MMB juga pasti senang aku pulang lebih awal. Iya, kan?
107.2K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as happy moments
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status