Kaya Setelah Diusir Mertua
Isak tangisnya terdengar begitu menyayat hati.
"Kalau memang itu keinginanmu dan membuatmu bahagia, baiklah, Mas. Ayo, El, kita kembali ke indonesia, lalu kita segera menikah!"
Aku ternganga melihat sikap Salma yang tidak biasanya. Apakah wanita itu benar-benar sedang marah?
"Puas kamu, Mas Yuda!" Salma berkata pelan namun penuh penekanan. Kemudian tanpa bicara lagi, wanita yang selalu aku kagumi itu melangkah keluar dari ruang rawat Yuda.