Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Wajah itu wajah Hara dengan versi lebih tegas, tapi tetap saja sama-sama mempesona. “Hara, istriku, akhirnya pencarian pertamaku membuahkan hasil.” Arsa memegang wajah Adara yang merupakan pecahan salah satu arwah Hara dalam naungan zodiak Dewi Taurus yang emosian. “Istrimu?” Adara menepis sentuhan tangan Arsa di pipinya. Ia memutar tangan Arsa hingga dewa perang itu berbalik ke belakang. Dewa Arsa kaget kenapa istrinya jadi begini.
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Suami Dadakanku Ternyata Milyader

Suami Dadakanku Ternyata Milyader

Isyana kagum kepada suaminya yang sungguh cerdas dan menguasai beberapa bahasa asing termasuk Bahasa Mandarin dan Jepang. "Baiklah, sudah sore, Madam Akari. Kami ingin pamit pulang ke hotel. Terima kasih atas sambutan kalian di Kinokuniya Tea House. Penampilan Yuriko dan Mirai sangat bagus tadi. Ini sedikit hadiah dari saya untuk mereka!" Harvey menyodorkan sebuah amplop merah ke hadapan Madam Akari Yamada. "Ohh, Anda baik sekali, Tuan Harvey. Semoga liburan Anda dan Nyonya di Kyoto menyenangkan!" jawab Madam Akari seraya membungkukkan badannya memberi hormat.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 926 kali sebagai hara tsumugi
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
b3kic0t
yeee akhirnya happy ending ....terimakasih kak otor sudAh memberi hiburan buat kami kaum rebahan mana ceritanya bagus pula semua sudah pas sesuai porsinya.sukses buat kakak otor semoga karyanya makin populer.
wieanton
Happy ending dong, yg jahat akan mati mengenaskan klo gk mau bertobat sadar diri. tp klo msh ada kesempatan di beri waktu untuk LBH baik pergunakanlah seperti tokoh Alicia bs bahagia berkat Isyana jg yg cukup sabar & tulus merangkul sang adik tiri yg prnh jahat skrg mereka saling menyayangi.
Baca Semua Ulasan
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

kata Hagur perlahan. Rivai kontan berhenti senyum-senyum dan ikuti gaya Hagur bersikap santai. Kebetulan wanita jelita yang sedang pegang mic TV-nya menatap ke wajah tampan Hagur, dia lempar senyum dan Hagur pun membalas senyumannya itu. Tiba-tiba wanita ini mendekat. “Permisi bolehkah aku ikut duduk di meja kalian, namaku Sarah Mehdi, aku dari TV-8,” wanita ini kenalkan diri.
1061.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Two Sides Of The Same Coin

Two Sides Of The Same Coin

Gayanya yang santai, selalu memakai Kimono kemanapun dia pergi membuatnya tak terlihat seperti sudah berumur. "Aku hanya ingin kau datang kesini," kata Ibu Takumi. Dia menyesap teh hijau hangatnya. "Iya, tapi kau tak harus membawa-bawa wanita itu lagi." "Wanita itu wanita itu. Dia punya nama Takumi. Namanya Hashimoto Sakurai," sela Ibunya. Takumi mendengus, "Aku tahu," katanya, "Okaasan, cobalah untuk mengerti kalau aku sudah bercerai dengannya. Kenapa kau masih terus saja mendekatkanku dengan Sakurai."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

Lagi-lagi ia melihat tanggal yang sudah di lingkari beberapa hari lalu. Apakah Dimas melihat tanggal yang aku lingkari? Entahlah yang jelas aku sangat senang nanti malam pergi diner. Sekarang aku ke kantor dulu. Humaira berganti pakaian. Dia mengenakan dress selutut dan memakai balzer hitam. Setelah bermake up dia mengambil tas warna senada dan menggunakan high heels. Tiba-tiba ponselnya berdering. Bunyi pesan masuk dari aplikasi hijau. Terlihat sebuah nama yang tak asing lagi.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

"Halah! Udah gue naik taksi online aja, pusing gue sama si Kurcaci Kembar yang udah ngerengek ngajak pulang." "Ya udah, take care, Honey. Kalau udah nyampe jangan lupa kabari calon imammu ini ya." Galih tertawa pelan. Harusnya aku ada di depannya, terus menyumpal mulutnya dengan batu krikil. "Calon Imam ndasmu, Gal," dengkusku. "Iya, iya. Raina Ishika Ryder mana pernah sih move on." "Sialan! Okay, bye Biji Selasih." Aku mematikan sambungan secara sepihak.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Aku segera duduk di kursi nomor tiga yang tersisa. Teman sebangkuku tersenyum malu-malu. Dia gadis dengan kepang ke samping yang indah. Rambutnya tebal dan hitam sehingga model rambut itu sangat cocok untuknya. Matanya kecil, pipinya sedikit chubby, tetapi tangannya pendek. Dia menggunakan baju yang sedikit kebesaran, tetapi tampak manis untuknya. “Hai!” sapanya. “Aku Naomi Brown.”
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Belaya Bashnya, Moskwa Althaphan (alan) Melihat kebersamaan dua sejoli yang saling berpelukan dengan darah kini membuat hati alan tersayat cukup dalam, pasalnya ia merelakan cintanya hilang hanya karena ketakutan akan penolakan dan perlakuan dosanya, ia sangat merindukan tsar tampannya yang selalu melukis wajah manis alan saat ia tersenyum dengan lesung pipi khasnya, apakah aku harus kembali memperjuangkan cintaku Bersama tsar louis lagi? Apa aku bisa? , Kebimbangan menghampirinya kini, ia masuk kedalam kamar dan merebahkan diri berharap bisa melupakan louis dalam semalam, namun dipagi harinya yang ia ingat adalah louis yang menciumi bibirnya lembut, mimpi itu indah sekali, bisakah ia menjad
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

"Hambar banget, kayak idupnya Kenji." Jihan melirik ke arah meja tim Takeda. Dia melihat Kenji duduk menyendiri, menatap lurus ke depan sambil mengunyah onigiri-nya. Di sebelahnya, ada seorang siswa Jepang berkacamata yang membawa tas cello—dia adalah pemain cello utama Takeda bernama Hiro. "Sari, lo bawa 'senjata rahasia' kita kan?" bisik Jihan.
887 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Imperfect Partner

Imperfect Partner

Ia memberi tahu sang ibu jika kegiatannya menyusun puzzle sedikit lagi selesai. “Gambar apa itu, Sayang?” Diandra membelai rambut halus Hara yang dikuncir kuda oleh suaminya. Hans memang dapat diandalkan dalam mengurus dan mendandani Hara. “Itel Ony, Ma,” jawab Hara penuh keyakinan. “Little Pony,” Diandra meralat ucapan Hara. Hara mengangguk, tanda mengerti. “Yeay! Dah esai, Ma,” soraknya dan bertepuk tangan setelah selesai memasang potongan puzzle yang terakhir.
10104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status